Tips Menentukan Level Support Dan Resistance

Tips Menentukan Level Support Dan Resistance  – Support dan resistance merupakan dua hal yang seringkali menjadi fokus utama para trader dalam melakukan trading. Terlebih support dan resistance yang berada pada garis horizontal, karena dianggap memiliki validitas yang lebih tinggi. Hal ini seringkali membuat trader tak perduli dengan time frame trading manapun. Apabila kondisi ini terus menerus dibiarkan maka bisa jadi hal ini akan merugikan trader itu sendiri, karena tidak bisa mengontrol kondisi tradingnya.

Tips Menentukan Level Support dan Resistance

Menentukan support dan resistance pada kondisi yang tepat memang akan memberikan keuntungan tersendiri bagi trader. Namun jika fokus anda hanya ingin menemukan dan menentukan level support atau resistance yang kuat. Maka anda harus memperhatikan level-level tersebut pada garis horizontal terlebih dahulu. Nah, dalam menentukan garis support dan resistance, ada beberapa tips yang sering dilakukan oleh para trader, diantaranya :

  1. Menentukan Level Support Dan Resistance Berdasarkan Level Psikologis

Berdasarkan level psikologis, umumnya trader akan lebih cenderung mengingat angka-angka bulat dengan mudah. Sehingga angka bulat seringkali digunakan sebagai acuan pada banyak aspek. Bisa dibayangkan, ketika kita mendapatkan nominal uang sebesar 14.560 atau 17.160. Maka biasanya penyebutan akan langsung dibulatkan atau disederhanakan pada nilai 14.500 atau 17.000 untuk memudahkan dalam mengingat.

Level psikologis umumnya akan sering ditemui pada nilai yang berakhir dengan 2 nol (pada sistem harga 4 digit). Seperti 1.7300 atau 108.00, dan akan lebih kuat jika berakhir dengan 3 nol seperti 1.4000 atau 150.00. dan yang paling kuat lagi tentu nilai yang berakhir dengan 4 nol seperti 1.0000 atau 100.00.

  1. Menentukan Level Support Dan Resistance Dengan Memperhatikan Level Swing High Dan Swing Low

Cara kedua yang bisa dilakukan adalah dengan memperhatikan tanda pada level swing high dan swing low. Jika harga gagal menembus suatu level tertinggi yang baru saja terbentuk, maka kondisi tersebut berada pada kondisi level high, dan berlaku sebagai resistance. Sedangkan jika harga gagal menembus level terendah, maka bisa dipastikan kondisi tersebut berada pada level swing low dan berlaku sebagai support.

Apabila anda memperhatikan lebih teliti, harga akan bereaksi dengan berbalik arah setiap kali kembali pada level swing high atau swing low.

  1. Menentukan Level Support Dan Resistance Berdasarkan Moving Average

Indikator moving average sering kali digunakan untuk memprediksi tren pergerakan harga. Namun, jika anda mampu mengeplotnya dalam periode yang lebih besar, maka moving average dapat berguna sebagai garis support dan resistance harga. Kelebihan penggunaan moving average dalam menentukan support resistance adalah, garis support resistance yang terbentuk akan lebih dinamis mengikuti perubahan harga.

  1. Menentukan Level Support Dan Resistance Berdasarkan Pivot Point

Selanjutnya, anda juga bisa menentukan support resistance melalui pivot point. Anda tentu sudah paham jika pivot point sering kali digunakan oleh para trader harian yang melakukan trading dibawah time frame harian. Tujuannya adalah untuk mendapatkan level support dan resistance.

Terkadang pivot point juga akan dihitung berdasarkan harga penutupan dan pembukaan dalam trading harian. Hanya saja, jika dibandingkan sebelumnya, akurasi pivot point dalam menentukan support resistance lebih rendah. Terlebih ketika pasar mengalami gejolak harga yang cukup signifikan, maka level-level point pivot akan terabaikan.

Beberapa tips diatas tentunya bisa anda manfaatkan untuk menentukan support resistance secara maksimal. Hanya saja, keberhasilan tetap berada ditangan masing-masing trader. Jika anda melakukannya dengan baik , dan tidak terburu-buru, maka bisa jadi hasil yang akan didapat juga lebih maksimal.

Speak Your Mind

*

*

Forex dan Valas adalah suatu Perdagangan yang Beresiko Tinggi, yang mungkin tidak cocok untuk sebagian Trader yang Belum Berpengalaman