Kenapa Trader Tidak Suka Belajar di Akun Demo?

Kenapa Trader Tidak Suka Belajar di Akun Demo? – Meskipun akun demo cukup diagung-agungkan sebagai salah satu media yang digunakan untuk belajar trading forex. Tapi faktanya, ada beberapa trader yang tidak suka belajar di akun demo. Apakah anda pernah mengetahui atau mengenal trader yang seperti ini? Atau anda sendiri termasuk kategori trader yang tidak suka belajar di akun demo? Sedikit aneh memang, tapi tentu anda penasaran kenapa hal ini bisa terjadi kan?

Kenapa Trader Tidak Suka Belajar di Akun Demo?

Akun demo memang sangat berguna untuk mengasah kemampuan trading anda jika digunakan sesuai fungsinya. Tapi ternyata tidak semua trader bersedia atau suka mencoba akun demo. Alasannya beragam dan beberapa diantaranya memang masuk akal dan mungkin saja benar. Simak beberapa alasan mereka berikut ini:

  1. Strategi Marketing Broker Forex

Forex sendiri merupakan bisnis yang tidak hanya dihuni oleh trader forex tetapi juga ada broker forex. Jika trader forex memperoleh keuntungan dari tradingnya yang sukses, maka broker forex menghasilkan uang dari komisi dan juga spread. Dengan kata lain, semakin banyak trader forex yang mendaftar maka semakin besar penghasilan si broker.

Akun demo yang disediakan oleh broker forex ditujukan agar orang-orang belajar trading dan membuka akun real. Akun demo yang berfungsi sebagai simulasi trading seringkali disebut sebagai salah satu strategi marketing bagi broker. Dengan keberhasilan di akun demo maka orang-orang akan berbondong-bondong untuk membuka akun real dengan harapan bisa sesukses yang ada di akun demo.

  1. Tidak Bisa Menempa atau Membentuk Mental Trading

Akun demo memang dibuat sebagai simulasi trading sehingga trader yang awalnya tidak tahu tentang sistematis trading forex akhirnya bisa tahu dan mengerti. Tapi terlepas dari itu banyak yang beranggapan bahwa akun demo hanya bisa mengajari orang untuk melakukan trading tanpa menempa mental trading.

Hal ini wajar karena trading di akun demo tidak ada resiko dan lebih mudah, di mana kemudahan dan tanpa resiko ini tidak bisa anda temukan di akun real. Di akun demo, trader hanya fokus pada melakukan trading dengan tujuan akhir berupa keuntungan atau kerugian.

  1. Menyulitkan Dalam Money Management

Meskipun anda tidak menggunakan uang sungguhan saat melakukan trading di akun demo, tapi masalahnya tidak terletak di sini. Sesuatu yang lebih bisa menimbulkan masalah nantinya adalah besarnya modal trading di akun demo. Saat mencoba akun demo, anda akan menggunakan modal trading lebih besar dibandingkan dengan modal yang biasa digunakan saat menggunakan akun real.

Besarnya modal juga seringkali dianggap tidak realistis. Dampak negatif dari tidak realistisnya modal ini bisa berujung pada rendahnya kemampuan dalam money management. Padahal money management menjadi salah satu kemampuan yang penting untuk dimiliki trader manapun disamping kemampuan manajemen resiko.

  1. Profit Tidak Bisa Cair

Nah, alasan ke-4 yang menjadi alasan kenapa trader tidak suka belajar di akun demo adalah keuntungan yang tidak bisa cair. Sebenarnya alasan ini sedikit tidak masuk akal dan konyol. Tapi kita tetap harus membahasnya.

Sebelum memutuskan mencoba trading dengan akun demo, tentu anda sudah tahu bahwa dalam akun ini anda tidak akan menggunakan uang sungguhan untuk trading. Jadi secara otomatis memang keuntungan yang anda hasilkan juga hanya semu atau virtual yang sudah pasti tidak bisa cair.

Karena itulah beberapa trader beranggapan, lebih baik langsung terjun ke live trading dan menggunakan uang sungguhan tapi dengan nominal kecil. Tujuannya jelas, agar saat mendapat profit mereka bisa mencairkannya dan saat merugi maka kerugian yang diderita tidak terlalu besar.

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk anda..

Speak Your Mind

*

*

Forex dan Valas adalah suatu Perdagangan yang Beresiko Tinggi, yang mungkin tidak cocok untuk sebagian Trader yang Belum Berpengalaman