Korelasi Dalam Pasar Forex

Sebagai seorang Forex Trader apabila Anda menganalisa beberapa pasangan mata uang yang berbeda untuk menentukan posisi terbaik yang akan anda ambil dalam perdagangan Forex, Anda harus menyadari bahwa korelasi diantara pasangan mata uang antara satu dengan yang lainnya. Ada 2 alasan utama untuk hal itu, diantaranya adalah :

  • Anda harus menghindari untuk mengambil posisi yang sama dengan beberapa pasangan mata uang yang berkorelasi dengan itu di saat yang sama, Sehingga Anda tidak menggandakan resiko Anda.
  • Selain itu, Anda juga harus bisa menghindari dalam mengambil posisi untuk beberapa pasangan mata uang yang berbeda sekaligus, dimana hal itu nantinya bergerak saling berlawanan antara satu dengan yang lainnya.
  • Jika Anda memahami korelasi dari pasangan mata uang, itu akan membantu Anda untuk memprediksi arah dan pergerakan sebuah pasangan mata uang , melalui indikasi yang Anda lihat pada pasangan mata uang lainnya, kemudian berkorelasi dengan pasangan mata uang tersebut.

Sekarang akan saya coba jelaskan kenapa memahami korelasi pasangan diantara mata uang itu dapat membantu.

Mari kita mulai yaitu dengan 4 pasangan mata uang utama yaitu EUR/USD , GBP/USD , USD/JPY dan juga USD/CHF.

Di pasar forex, sama sebagaimana pada pasar-pasar lainnya, seringkali terjadi ada beberapa produk (pasangan mata uang) yang pergerakan harganya saling berhubungan satu sama lain. Hal ini disebut juga sebagai korelasi. Pemahaman akan korelasi dalam pasar forex bisa membantu trader melihat kondisi pasar, menghindari risiko, serta mencari peluang trading potensial. Menurut Anda apa yang dimaksud dengan korelasi dalam pasar forex itu?

 

Korelasi Forex

Korelasi Forex

 

Korelasi Positif Dan Negatif

Dalam statistik, korelasi yaitu hubungan yang terukur antara dua besaran pada suatu waktu. Korelasi diukur dalam range -1 (untuk korelasi negatif yang sempurna) sampai +1 (untuk korelasi positif yang sempurna).

Pada sebuah korelasi positif menyatakan bahwa kedua besaran tersebut bergerak pada arah yang sama. Semakin tinggi korelasinya maka akan semakin dekat dan makin akurat pula kesamaan geraknya. Sebaliknya, sebuah korelasi negatif menyatakan pergerakan yang berlawanan dimana semakin negatif (semakin kecil) angka korelasinya maka berarti semakin besar perbedaan geraknya.

Penting untuk diketahui bahwa dalam trading forex, pasangan mata uang yang kita tradingkan adalah hasil sebuah satuan tunggal. Pasangan mata uang ini terdiri dari dua mata uang yang berbeda dan nilainyapun ditetapkan berdasarkan nilai dari satu mata uang terhadap mata uang lawannya.

Sebenarnya melalui cara teknis, ketika kita trading di sebuah pasangan mata uang, maka kita melakukan dua trade sekaligus. Kita membeli sebuah mata uang dan sekaligus menjual mata uang pasangannya. Contohnya adalah jika kita buy AUD/USD berarti kita buy AUD sekaligus kita sell USD dalam waktu yang bersamaan. Tidak seperti dalam perdagangan saham atau komoditi yang lain, dalam pasar forex akan lebih tepat bila kita melihat pasangan mata uang yang kita tradingkan sebagai dua trade yang berbeda. Hal ini akan membantu kita dalam mengetahui hubungan antara pasangan mata uang yang kita tradingkan serta korelasinya guna membantu menemukan kesempatan (trading opportunity) untuk masuk ke pasaran.

 

Pola-Pola Pergerakan Pasangan Mata Uang

Jika kita membandingkan beberapa pasangan mata uang utama dalam pasar forex, kita akan menemui kemiripan bentuk pola dalam pergerakan harganya, misalnya yaitu pada EUR/JPY dan EUR/USD seperti berikut ini:

Kedua pasangan mata uang di atas bergerak dengan pola yang hampir sama, mengindikasikan bahwa korelasi tersebut kuat. Jika ingin membuktikan bisa dirinci dari pergerakan naik turunnya harga dari waktu ke waktu. Baik pada EUR/JPY maupun EUR/USD, kita akan buy EUR dan sell mata uang yang lain jika kita membuka posisi buy pada pasangan mata uang tersebut. Makan untuk mengetahui bahwa korelasi tersebut kuat atau tidak, bisa dilihat seperti berikut:

 

Contoh yang lain adalah USD/JPY dan EUR/USD:

Pada contoh di atas terlihat korelasi negatif yang kuat. Faktor penggeraknya disini adalah perubahan harga dari salah satu mata uang pasangannya, dalam hal ini USD. Kemudian karena USD yang berada pada posisi yang berbeda pada pasangan yang satu di sisi buy sedang, kemudian pada pasangan yang lain di sisi sell, sehingga hubungannya bersifat negatif. Untuk menjelaskan illustrasi ini, kita ambil contoh yang bergerak hanya USD, sedang mata uang yang lain, yaitu EUR dan JPY flat (tidak bergerak), maka kita hanya akan membandingkan hubungan antara gerakan harga USD dan gerakan harga USD yang berlawanan, yang jelas tidak ada gunanya.

Contoh korelasi positif pasangan mata uang lainnya terjadi antara lain pada EUR/USD dan GBP/USD, dan korelasi negatif juga terjadi pada pasangan USD/CHF dan EUR/USD.

 

Korelasi antar pasangan mata uang ini sangat penting diperhatikan terutama bagi trader pemula, karena jika salah memahami korelasi dalam membuka posisi trading akan malah memperbesar resiko. Misalnya open buy pada EUR/USD dan EUR/JPY akan makin menambah resiko kecuali mungkin pada momen tertentu saja. Sama halnya open buy EUR/USD dan open sell USD/JPY juga akan menambah resiko.

Setelah itu jika kita bisa mengamati dan mengetahui bahwa korelasi diantara dua pasangan mata uang dalam pasar forex, maka kita dapat mengembangkan strategi trading yang dirasa unik berdasarkan pola dari pergerakan harga kedua pasangan yang berkorelasi, baik itu positif maupun negatif, selain membantu menemukan kesempatan (trading opportunity) yang tepat guna masuk pasar.

Mengapa Dolar AS Dapat Diterima Di Bermuda?

Apakah Anda pernah mendengar Pulau Bermuda? Tahukah Anda bahwa di pulau ini dolar AS diterima sebagai alat pembayaran? Meskipun Pulau Bermuda memiliki mata uang resmi yaitu dolar Bermuda, namun dolar AS juga digunakan sebagai alat pembayaran di sini. Bahkan faktanya, dolar AS lebih banyak digunakan di Pulau Bermuda jika dibandingkan dengan mata uang resmi mereka. Terdengar sedikit aneh, namun memang kehadiran perusahaan-perusahaan multinasional yang signifikan di Pulau Bermuda menjadi alasan utama dolar AS lebih banyak digunakan di tempat ini.

Fakta ini juga menguntungkan masyarakat AS sendiri yang akan berlibur ke Pulau Bermuda, mereka tidak perlu menukar mata uang untuk bisa berlibur di Pulau Bermuda. Dolar AS diterima secara bebas oleh hotel, restoran, toko ritel dan pedagang-pedagang kecil lainnya di pulau ini. Selain itu dolar AS juga digunakan untuk transaksi pribadi di antara warga Bermuda. Lebih dari itu, setiap organisasi, perusahaan ataupun individual di Pulau Bermuda bisa memilih untuk membuat rekening bank dalam mata uang dolar AS.

Jadi untuk Anda yang bukan berasal dari Amerika Serikat dan ingin berlibur ke Pulau Bermuda, maka Anda tidak perlu menukar mata uang lokal negara Anda dengan mata uang Pulau Bermuda. Anda cukup membawa dolar AS mengingat mata uang ini digunakan secara bebas di sini.

Alasan Umum Dolar AS Diterima Di Bermuda

Alasan penerimaan dolar AS di Pulau Bermuda pada dasarnya sama dengan alasan dolar AS diterima di negara lain di seluruh di dunia. Penerimaan dolar AS di seluruh dunia memiliki tiga tingkatan utama yaitu sebagai berikut:

  • Dolarisasi Resmi. Untuk kategori penerimaan yang paling tinggi adalah dolarisasi AS resmi di mana tidak ada mata uang asli dan dolar AS adalah satu-satunya mata uang yang diterima secara resmi. Negara-negara yang masuk ke kategori ini adalah Panama dan Ekuador.
  • Semi-dolarisasi. Kategori kedua ini di mana sebuah negara menggunakan dolar AS dan mata uangnya sendiri sebagai tender legal di negara ini. Pulau Bermuda masuk ke dalam kategori kedua ini.
  • Dolarisasi Tidak Resmi. Sedangkan tingkat paling rendah dalam penerimaan dolar AS atau kategori ketiga adalah dolarisasi tidak resmi yang secara umum terjadi di sebagian besar negara di seluruh dunia. Kategori ini berlaku karena dolar AS tidak ditetapkan sebagai tender legal sehingga tidak diteriima secara umum di tempat-tempat bisnis. Biasanya penerimaan dolar AS di kategori ini hanya diterima dalam transaksi pribadi warga negara tersebut.

Penerimaan dolar AS secara umum terjadi karena mata uang ini telah diakui sebagai mata uang cadangan utama dunia sejak akhhir PD II. Dolar AS yang sepanjang sejarah tidak pernah didevaluasi atau tidak berlaku juga dianggap sebagai mata uang yang paling stabil di dunia. Selain itu, dolar AS juga digunakan secara luas dalam perdagangan internasional.

Alasan Khusus Penerimaan Dolar AS di Bermuda

Selain alasan umum, ada juga alasan khusus kenapa dolar AS diterima di Bermuda. Mata uang Bermuda yaitu dolar Bermuda pada umumnya hanya diterima terbatas di kepulauan kecil dan tidak memiliki penerimaan umum di berbagai negara di seluruh dunia. Faktor pendukung lain untuk penerimaan dolar AS di Bermuda adalah kenyataan bahwa Amerika Serikat hanya berjarak 500 mil dari Pulau Bermuda dan menjadi negara yang paling dekat dengan pulau ini.

Fakta ini membuat AS menjadi mitra dagang utama dan sumber bisnis pariwisata di Pulau Bermuda. Amerika Serikat menyumbang sekitar 75% dari total impor, pengunjung dan perdagangan di Pulau Bermuda. Singkatnya, karena hubungan moneter yang dalam dan dekat dengan Amerika Serikat menggunakan dolar AS secara bergantian dengan dolar Bermuda untuk sebagian besar membuat transaksi moneter warga dan bisnisnya lebih mudah dilakukan.

Membuat Sebuah Trading Plan

Kita sama-sama sudah mengetahui bahwa trading plan akan melindungi Anda dari hasil keputusan yang gegabah. Selain itu, trading plan akan membuat trading Anda lebih sederhana bila dibandingkan dengan Anda yang sama sekali tidak memliki trading plan.

Pernahkah Anda menggunakan fasilitas di Google Navigation yang berfungsi seperti GPS? Dengan Google Navigation, Anda akan dipandu apabila ingin pergi ke suatu tempat yang belum Anda ketahui sebelumnya. Anda hanya memasukkan lokasi Anda sekarang, kemudian memasukkan lokasi tujuan Anda. Lalu Google Navigation akan memberikan rute terbaik pada Anda dan petunjuk arah untuk bisa sampai ke lokasi tujuan tersebut. Setelah itu, Anda akan diberi petunjuk rute mana yang ditempuh, misalnya “…in one hundred meters, turn left… continue straight….” dan seterusnya. Anda hanya mengikutinya sehingga Anda bisa meminimalisir resiko tersesat.

Bagi seorang trader, trading plan sangat diperlukan untuk memperoleh hasil trading yang konsisten. Tetapi banyak trader yang beranggapan bahwa trading plan dapat dibuat secara cepat dan instan, bahkan cenderung mengabaikannya.

Apakah Anda tahu bahwa salah satu faktor keberhasilan dalam trading forex yaitu disiplin, dan hanya dengan trading plan lah yang dibuat secara benar dan obyektif seorang trader bisa berlatih untuk disiplin sesuai dengan kaidah-kaidah yang telah ditetapkan dalam planningnya. Dengan membuat trading plan, maka seorang trader telah bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri jika hasil tradingnya tidak seperti yang diharapkan, maka bisa segera mengambil langkah yang terbaik pada account tradingnya tanpa ragu dan panik jika arah pergerakan harga pasar berlawanan dengan prediksi.

 

trading plan

Trading Plan

Apabila Anda semakin memaksakan diri untuk masuk pasar dengan analisa hal tersebut, maka begitu banyak variabel teknikal maupun data fundamental yang ada di pasar, serta hasil account trading Anda semakin tidak konsisten. Hal itu merupakan rintangan psikologis yang harus diatasi oleh seorang trader. Kenyataan seperti yang dipaparkan ini berhubungan langsung dengan konsep bahwa kesabaran dalam trading forex akan mendapatkan imbalan atau reward dari pasar.

Bersabar menunggu sinyal price action yang terbentuk pada pasar akan meningkatkan tidak saja peluang sukses trade kita, tetapi juga rasa percaya diri, karena jika kita trading dengan metode yang akurasinya cukup bisa diandalkan seperti metode price action, maka secara alami akan menguatkan kepercayaan diri kita. Rintangan psikologi lain yang harus diatasi adalah rasa percaya diri yang berlebihan dan perasaan euforia, setelah memperoleh hasil yang cukup konsisten dalam trading kita. Inilah yang membedakan antara seorang trader profesional dan seorang trader yang belum cukup jam terbangnya. Trader profesional selalu dianggap sanggup menjaga perasaannya serta sadar sepenuhnya bahwa emosi itu tidak seharusnya dilibatkan dalam urusan trading.

 

Cara yang terbaik agar kita tidak melibatkan emosi dalam aktivitas trading adalah dengan membuat sebuah trading plan yang definitif dengan skenario trading yang demikian jelas mengenai apa saja yang akan diambil untuk setiap perubahan kondisi pasar. Banyak trader yang tidak berusaha untuk membuat trading plan dikarenakan tidak tahu bagaimana harus memulai nya. Selain itu apa seharusnya isi dari sebuah trading plan itu. Sebenarnya trading plan yang baik bagi kita adalah yang bisa dengan nyaman kita terapkan, sesuai dengan pengetahuan maksimal yang kita miliki tentang pasar. Tidak harus complicated dan bertele-tele.  Yang paling penting adalah kita mengharuskan diri kita sendiri untuk dengan sungguh-sungguh menerapkannya dalam setiap kita akan entry.

 

Yang penting diperhatikan dalam membuat sebuah trading plan :

  1. Tentukan strategi untuk entry.
    Ambil cara atau teknik yang terbaik dari pengalaman Anda menerapkan berbagai metode entry pada berbagai kondisi pasar. Contohnya pada saat Anda memilih reversal pin bar saar kondisi pasar trending (untuk strategi price action) dengan indikator pendukungnya yaitu moving average, maka yakinkan diri Anda bahwa kondisi itu adalah yang paling baik dan akurat untuk entry pada kondisi pasar trending jika dibandingkan dengan cara lainnya.
  2. Tentukan risk / reward ratio.
    Skenario risk management sangat penting dan ini harus Anda terapkan pada setiap posisi yang akan Anda ambil. Pastikan Anda telah paham benar mengenai position sizing yang merupakan bagian terpenting dalam menentukan resiko.
  3. Tentukan position size sesuai dengan target stop loss.
    Position size bisa saja berubah-ubah sesuai dengan resiko stop loss per trade yang kita tentukan. Resiko per trade ini hendaknya ditentukan terlebih dahulu sebelum kita menentukan stop loss level.
  4. Tentukan strategi exit atau take profit.
    Exit target seharusnya ditentukan juga sebelum entry, sesuai dengan rewrd yang kita sepakati. Kemudian hendaknya kita tidak menentukan suatu exit level pada saat trade sedang berlangsung, hal ini karena emosi kita cenderung akan ikut terlibat ketika kita trading tanpa exit target. Kita akan lebih obyektif saat belum punya posisi.
  5. Buat jurnal dan catatan untuk evaluasi.
    Sebaiknya untuk setiap posisi yang telah diclose, baik profit atau loss diberikan catatan untuk evaluasi kualitas strategi dan plan yang telah kita buat, mungkin untuk kita perbaiki dikemudian hari.

Perlu diketahui bahwa pada dasarnya tidak ada metode yang pasti untuk membuat suatu trading plan seperti yang telah dijelaskan, tetapi untuk trader yang belum pernah mencoba menggunakan trading plan, bisa menerapkan konsep diatas untuk memulainya.

 

Langkah Menentukan Take Profit

Dalam trading forex, pastilah hal yang paling di inginkan para investor yaitu profit dalam tradingnya. Mengapa demikian? karena sesungguhnya itu merupakan tujuan utama dari para Investor yang memutuskan masuk dalam aktifitas trading. Namun banyak juga para pemain sedikit bingung untuk menentukan berapa ideal Take Profit yang harus di pasang. Bahkan banyak juga pemain justru lebih suka untuk tidak menggunakan kedua-duanya dan lebih suka menutup posisi dengan cara manual (instant execution).

Jika Anda mempunyai posisi dalam trading danpada saat itu juga kebetulan Anda memonitor, maka jika ternyata dalam keadaan profit mungkin sekali Anda akan menghitung dulu berapa pip yang Anda peroleh sebelum mengambil keputusan untuk closing. Itu jika Anda tidak menerapkan profit taking plan, dan keputusan take profit hanya berdasarkan emosi.

Melalui artikel ini akan dicontohkan bagaimana cara menentukan take profit atau target profit. Kemudian selain itu juga memutuskan untuk keluar dengan cara yang sederhana, terbilang relatif mudah tetapi juga cukup efektif, yaitu dengan melihat setup price action sebagai sinyal serta indikator moving average sebagai pendukung, serta cara mengamankan posisi yang sudah profit dan masih open.

 

Emosi dan Logika dalam Take Profit 

Didalam kehidupan nyata banyak trader yang terkait mengunci profit hanya dengan alasan karena tekanan emosional saja, tidak mengikuti exit target yang telah disepakati sebelumnya dalam trading plan, atau bahkan mungkin tanpa target dan tidak terencana. Dampaknya yaitu pada take profit yang dihasilkan dimana sebagai hasil karena emosi jauh lebih kecil dibandingkan yang seharusnya bisa diperoleh, di samping seringnya merasa ragu dan kadang panik ketika pergerakan harga pun ikut berbalik arah juga. Sebaliknya trader yang disiplin menerapkan trading plan dengan exit target yang terencana mendapatkan profit sesuai dengan risk/reward ratio yang telah ditetapkan, tanpa keraguan atau pun kepanikan.

Selanjutnya GBP/USD daily pada gambar berikut adalah dengan mencontohkan seberapa besar seorang trader yang merasa ragu atau mungkin juga merasa segan terhadap take profit ketika pergerakan dari harga sudah mencapai area puncaknya, lalu mengabaikan petunjuk indikator moving average, sehingga hasil profit yang seharusnya bisa diperoleh benar-benar hangus.

Kemudian apabila pada akhirnya nanti harga mengalami kenaikan dan setelah itu masalah lain pundatang karena secara logika dilihat dari posisi open-nya, trader tersebut seharusnya sudah bisa take profit atau mengunci profit (dengan menggeser stop loss level/trailing stop loss) pada risk/reward ratio diantara 1:2 atau 1:3 di area (2).

ilustrasi Teknik profit 1

ilustrasi Teknik profit 1

 

 

Pasar Membawa Arah Pergerakkan

Banyak trader yang keluar secara manual dikarenakan pergerakan harga mulai melawan posisinya, tetapi selanjutnya berbalik lagi setelah eksekusi exit dilakukan, atau exit pada breakeven karena melihat dari harga yang akan berbalik, tetapi hal ini ternyata tidak. Trader tersebut berfikir seolah mereka tahu apa yang akan terjadi pada pergerakan harga di pasar.

Baiklah, sebenarnya tak seorangpun tahu dan bisa memastikan pergerakan harga pasar, tak terkecuali pada para profesional trader yang paling top. Yang perlu dan penting kita lakukan yaitu percaya sepenuhnya pada trading plan kita, dan risk / reward ratio yang telah kita sepakati. Maka biarlah pasar menentukan pergerakannya sendiri, selanjutnya kita sikapi dan siasati lewat strategi trading dan money management yang benar-benar telah teruji.

Kita harus selalu meningkatkan kemampuan dalam membaca probabilitas pergerakan harga dalam kondisi pasar yang berbeda-beda. Kemudian apabila kita mempermainkan pasar yakni dengan cara kita seringkali membuka posisi hingga overtrade, atau trading secara asal-asalan, maka cepat ataupun lambat account kita pun akan sirna tidak peduli seberapa strategi take profit apapun yang kita terapkan.

 

Mengunci Profit Pada Kondisi Pasar Trending

Jika kondisi pasar sedang trending dengan kuat, kita bisa meraup profit yang sangat signifikan dengan menggeser stop loss (trailing stop). Contoh dibawah ini AUD/USD daily dengan indikator ema 8 daily dan ema 21 daily sebagai support level dengan kondisi pasar uptrend.

ilustrasi mengunci profit

ilustrasi mengunci profit

 

 

Take Profit Pada Kondisi Pasar Ranging (Sideway)

Pasar yang sideway ditandai dengan batas-batas range atas dan bawah. Kita juga menetapkan level entry dan exit dengan formasi pin bar dimana terbentuk pada batas-batas range tersebut. Sebagai contoh, perhatikan chart GBP/USD daily berikut:

ilustrasi sideway

ilustrasi sideway

  

Menggunakan Risk/Reward Ratio

Walaupun sebenarnya tak seorangpun tahu mengenai apa yang akan terjadi pada pergerakan harga pasar, dari berbagai metode yang telah teruji, secara umum bila kondisi pasar sedang trending dengan sangat kuat, maka menerapkan trailing stop adalah strategi yang paling tepat guna meraup keuntungan besar atau big profit. Kemudian stop loss tersebut kita pindahkan. Bagaimana caranya? yaitu mula-mula dengan cara pada titik 1:2, kemudian 1:3, kemudian apabila kondisi pasar masih memungkinkan tidak ada salahnya untuk kita tingkatkan lagi.

Level target profit atau take profit biasanya ditentukan setelah adanya resiko, yaitu dengan risk/reward ratio yang kita rencanakan. Namun dalam kenyataannya target profit relatif bergantung pada kondisi pergerakan dari pasar. Trader pemula biasanya menentukan level target profit dengan perkiraan semata atau berdasarkan emosi saja, tanpa membaca pola pergerakan harga yang mungkin bisa terjadi. Nah, beberapa alternatif dalam artikel ini juga bisa memberikan opsi cara menentukan take profit yang lebih baik.

 

Apa yang Menyebabkan Krisis Mata Uang? (Bagian 2)

Kembali lagi dengan ulasan tentang penyebab krisis mata uang,u ntuk memprediksi tentang kapan suatu negara akan mengalami krisis mata uang akan melibatkan banyak variabel kompleks. Namun Anda perlu tahu bahwa ada beberapa faktor umum yang terhubung dengan krisis ini yaitu:

  • Negara-negara yng dipinjami dengan banyak (defisit akun saat ini)
  • Nilai mata uang meningkat dengan cepat
  • Ketidakpastian atas tindakan pemerintah yang membuat investor resah

Nah untuk memperjelas pembahasan ini, berikut akan diulas mengenai beberapa krisis yang telah terjadi sebelumnya:

Krisis Amerika Latin Tahun 1994

Pada tanggal 20 Desember 1994, peso Meksiko didevaluasi. Perlu Anda tahu bahwa perekonomian Meksiko telah meningkat pesat sejak tahun 1982, saat itulah pengalaman terakhir mereka mengalami pergolakan dan tingkat suku bunga pada sekuritas Meksiko berada di tingkat positif.

Beberapa faktor yang berkontribusi terhadap krisis selanjutnya adalah sebagai berikut:

  • Reformasi ekonomi dari akhir tahun 80-an yang dirancang untuk membatasi inflasi negara merajalela dan mulai retak saat ekonomi melemah.
  • Pembunuhan calon presiden Meksiko pada bulan Maret 1994 memicu kekhawatiran akan adanya aksi jual mata uang.
  • Bank sentral mengestimasikan memiliki cadangan devisa sebanyak $28 milyar untuk menjaga kestabilan peso ternyata dalam waktu kurang dari setahun menghilang.
  • Bank sental mulai mengubah hutang jangka pendek dalam mata uang peso menjadi obligasi berdenominasi dolar. Konversi ini menghasilkan penurunan cadangan devisa dan kenaikan hutang.

Ketika akhirnya pemerintah memutuskan untuk mendevaluasi mata uang peso pada Desember, tahun 1994, itu membuat kesalahan besar. Itu tidak mendevaluasi mata uang dengan jumlah yang cukup besar, yang menunjukkan bahwa mereka masih menyusun kebijakan dan tidak mau mengambil langkah-langkah menyakitkan yang diperlukan.

Hal ini menyebabkan investor asing mendorong turun nilai tukar peso secara drastis yang pada akhirnya memaksa pemerintah menaikkan suku bunga domestik hingga hampir mencapai  80%. Ini berdampak sangat besar pada PDB Meksiko yang juga ikut turun. Krisis ini akhirnya bisa diatasi dengan pinjaman darurat dari Amerika Serikat.

Krisis Asia Tahun 1997

Asia tenggara merupakan rumah bagi ekonomi “harimau” dan krisis Asia Tenggara. Investasi asing telah dilakukan selama bertahun-tahun. Perekonomian terbelakang mengalami tingkat pertumbuhan dan tingkat ekspor yang tinggi. Pesatnya pertumbuhan ini disebablan oleh proyek investasi modal, namun produktivitas secara keseluruhan tidak memenuhi harapan. Sementara penyebab pastinya krisis diperdebatkan, dan Thailand adalah negara pertama yang mengalami masalah.

Sama seperti Meksiko, Thailand sangat bergantung pada hutang luar negeri sehingga menyebabkannya di ambang kekurangan likuiditas. Terutama, investasi yang didominasi real estate tidak dikelola dengan baik. Defisit neraca berjalan yang besar dikelola sektor swasta semakin bergantung pada investasi asing untuk tetap bertahan. Hal ini menyebabkan Thailand memiliki rasio devisa yang signifikan. Rasio ini muncul ketika AS menaikkan suku bunga domestik yang akhirnya menurunkan jumlah investasi asing yang masuk ke ekonomi Asia Tenggara. Tiba-tiba defisit akun berjalan menjadi masalah besar dan penularan finansial cepat berkembang. Krisis Asia Tenggara berasal dari beberapa poin penting :

  • Karena nilai tukar menjadi sangat sulit untuk dipertahankan, maka banyak mata uang negara Asia Tenggara mengalami penurunan nilai.
  • Perekonomian Asia Tenggara memperlihatkan peningkatan pesat dalam hutang swasta yang didukung dalam beberapa negara oleh asset dengan nilai over-inflasi. Default meningkat seiring arus masuk modal asing turun.
  • Investasi asing setidaknya bersifat spekulatif dan investor mungkin tidak cukup memperhatikan resiko yang ada.

Pelajaran yang Bisa Dipelajari

Ada beberapa pelajaran yang bisa dipelajari dari krisis-krisis ini:

  1. Memiliki jumlah hutang yang rendah tidak cukup untuk menjaga agar kebijakan tetap berjalan.
  2. Surplus perdagangan dan tingkat inflasi rendah dapat mengurangi tingkat pengaruh krisis terhadap ekonomi. Namun jika terjadi penularan finansial, spekulasi membatasi opsi dalam jangka pendek.
  3. Pemerintah sering dipaksa untuk menyediakan likuiditas ke bank swasta yang dapat berinvestasi dalam utang jangka pendek yang akan membutuhkan pembayaran jangka pendek.
  4. Menjaga nilai tukar tidak membuat kebijakan bank sentral berjalan hanya dengan nilai nominal. Sementara mengumumkan niat untuk mempertahankan pasak dapat membantu dan investor pada akhirnya akan melihat kemampuan bank sentral untuk mempertahankan kebijakan tersebut. Bank sentral harus mendevaluasi dengan cara yang memadai agar dapat dipercaya.

Kesimpulan

Pertumbuhan di negara berkembang pada umumnya positif bagi ekonomi global, namun tingkat pertumbuhan yang terlalu cepat dapat menciptakan ketidakstabilan dan kesempatan yang lebih tinggi untuk pengalihan modal serta kekurangan mata uang domestik.

Apa yang Menyebabkan Krisis Mata Uang? (Bagian 1)

Sejak awal tahun 90-an, telah terjadi banyak kasus investor mata uang yang tertangkap basah dan berujung pada pergerakan mata uang dan perpindahan modal. Apa yang membuat investor mata uang dan pemodal internasional merespon dan bertindak seperti ini? Apakah mereka mengevaluasi hal-hal kecil dalam ekonomi, atau mereka menggunakan naluri khusus? Pada ulasan kali ini kita akan melihat ketidakstabilan mata uang dan menemukan apa yang sebenarnya menjadi penyebabnya.

Apa Itu Krisis Mata Uang?

Krisis mata uang disebabkan oleh penurunan nilai mata uang suatu negara. Penurunan nilai ini secara negatif mempengaruhi ekonomi dengan menciptakan ketidakstabilan nilai tukar. Ini berarti bahwa satu unit mata uang tidak lagi membeli sebanyak itu di tempat lain. Untuk menyederhanakan masalah ini, kita dapat mengatakan bahwa krisis berkembang sebagai interaksi antara ekspektasi investor dan apa yang menyebabkan harapan itu terjadi.

Kebijakan Pemerintah, Bank Sentral dan Peran Investor

Ketika menghadapi prospek krisis mata uang, banker sentral dalam ekonomi nilai tukar tetap dapat mencoba mempertahankan nilai tukar saat ini dengan masuk ke cadangan devisa negara tersebut atau membiarkan nilai tukar berfluktuasi.

Mengapa memanfaatkan cadangan devisa sebagai solusi? Saat pasar mengharap devaluasi, tekanan ke bawah yang ditempatkan pada mata uang dapat benar-benar hanya diimbangi oleh kenaikan tingkat suku bunga. Untuk meningkatkan tingkat suku bunga, bank sentral harus mengurangi jumlah uang yang beredar, di mana pada gilirannya akan meningkatkan permintaan untuk mata uang. Bank bisa melakukan ini dengan menjual cadangan devisa untuk menciptakan arus keluar modal. Ketika bank menjual sebagian cadangan devisanya, ia menerima pembayaran dalam bentuk mata uang domestik yang dikeluarkan dari peredaran sebagai asset.

Menopang nilai tukar tidak bisa bertahan selamanya, baik dalam hal penurunan cadangan devisa ataupun faktor politik dan ekonomi seperti meningkatnya pengangguran. Devaluasi mata uang dengan meningkatkan nilai tukar tetap menghasilkan barang domestik yang lebih murah daripada barang asing yang berujung meningkatnya permintaan pekerja dan meningkatkan output.

Dalam devaluasi jangka pendek juga menaikkan suku bunga, yang harus diimbangi oleh bank sentral melalui peningkatan jumlah uang beredar dan kenaikan cadangan devisa.  Seperti disebutkan sebelumnya, menopang nilai tukar dapat melalui cadangan devisa negara dengan cepat dan mendevaluasi mata uang dapat menambah cadangan.

Sayang untuk bank dan untung untuk anda, investor sangat sadar bahwa strategi devaluasi dapat digunakan dan dapat membangun ini sesuai harapan. Jika pasar mengharapkan bank sentral untuk mendevaluasi mata uangnya, yang akan meningkatkan nilai tukar, kemungkinan meningkatkan cadangan devisa negara melalui kenaikan permintaan agregat tidak terealisasi. Sebagai gantinya, bank sentral harus menggunakan cadangannya untuk mengecilkan jumlah uang yang beredar di mana bisa meningkatkan tingkat bunga domestik.

Anatomi Krisis

Jika kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi terkikis maka mereka akan berusaha mengeluarkan uang mereka dari negara tersebut. Hal ini disebut sebagai perpindahan modal (capital flight). Sekali investor menjual investasi dalam mata uang domestik mereka, maka mereka mengubah investasi tersebut menjadi mata uang asing. Hal ini menyebabkan nilai tukar semakin buruk, sehingga berakibat kehabisan mata uang yang kemudian membuat negara tidak mungkin untuk membiayai belanja modalnya.

Memprediksi kapan sebuah negara akan mengalami krisis mata uang melibatkan analisis berbagai variabel yang kompleks. Ada beberapa faktor umum yang menghubungkan krisis yang lebih baru. Anda penasaran tentang faktor-faktor umum ini? Simak lanjutan pembahasannya di artikel selanjutnya. Sampai jumpa..

Trading With Music Is Fun!

 

 

Sebagian orang menganggap musik sebagai teman untuk meramaikan suasana ketika bekerja. Sebagianya lagi, menjadikan music sebagai alat untuk membantunya, bermeditasi, berkonsentrasi, dan yang lainya.

Untuk diri saya pribadi, mendengarkan musik bisa membantu saya lebih santai terhadap suatu kegiatan yang sedang saya kerjakan. Meskipun terdapat pendapat yang berbeda di khalayak umum, mendengarkan musik merupakan sebagai media untuk pengalihan agar tidak mencapai titik stress dalam suatu pekerjaan yang memiliki pressure yang tinggi.

Sebuah riset mengatakan, hampir 75 orang dari 256 pekerja di salah satu perusahaan ritel terbesar dunia, senang mendengarkan musik dikala sedang bekerja. Dimana, dalam setiap 4 minggu mereka mampu menunjukan peningkatan sebesar 10% dalam hal produktivitas. Sama halnya dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh sebuah perguruan tinggi dari negeri paman sam, (Universitas Illinois), 6.3% pekerja akan mengalami peningkatan performa kerja dibandingkan dengan mereka yang tidak mendengarkan musik.

 

Music Trading

Music Trading

 

Beragam pendapat pastinya akan timbul, dan mungkinkah dengan mendengarkan musik kita bisa meningkatkan level produktivitas kerja?

Seorang Trader, juga menginginkan peningkatan dalam hal produktivitasnya. Selain itu, tiap trader juga ingin meningkatkan profit dan memperbaiki susunan portfolio trading miliknya. Oke, anggap saja sekarang kita setuju dengan hasil riset diatas. Kita bisa menerima jika musik dapat meningkatkan produktivitas dalam bekerja.

Lantas, jenis aliran musik apa yang harus kita dengarkan? Apakah semua jenis aliran musik akan memiliki hasil yang sama saja ?

 

Sebagai seorang trader, tentunya anda amat berharap dapat melakukan trading dengan menggunakan pikiran jernih, emosi yang stabil, sekaligus bisa memberikan inspirasi untuk anda saat menganalisa suatu chart.

 

Aliran Musik Dan Pengaruh Mood

Banyak para trader yang memakai musik guna menjaga tingkat kestabilan emosi mereka. Mulai dari aliran jenis jazz, instrument, dangdut, upbeat, rock, house, hingga musik religi. Aliran music itu semua menjadi pilihan alternative untuk para trader.

Selama bertrading, anda tentunya membutuhkan konsentrasi yang tinggi dan terarah. Untuk itu, amat direkomendasikan agar anda memilih jenis musik dengan aliran easy beat dan melodi yang melantun dengan merdunya atau dengan menggunakan instrument. Pada jenis musik ini, dapat membantu anda lebih fokus dan lebih terarah ketika sedang menganalisa suatu arah pergerakan dari chart.

 

Musik dengan aliran rock, (meskipun begitu kurang direkomendasikan) dapat membantu anda tetap terjaga selama bertrading. Efek dari musik rock sendiri bisa memacu level adrenalin anda bahkan mampu membakar semangat anda. Sayangnya, terlalu bersemangat bisa membuat sebagian orang kurang teliti dan terlalu tergesa-gesa dalam hal melakukan analisa pasar.

 

Musik Mozart? Apa itu Mozart?

Musik yang menemani waktu trading anda, selain membantu untuk memberikan fokus, dapat juga menciptakan efek relaksasi. Terutama, musik dengan jenis aliran jazz, upbeat, ataupun religi yang dapat menurunkan kadar hormon stress dalam tubuh.

Musik yang bisa meningkatkan produktivitas dilabeli dengan istilah “Mozart Effect”. Dinamakan begitu, karena hasil penelitian yang dilakukan disebuah universitas, para pelajar bisa menyelesaikan test matematika yang rumit dengan baik, dikala mereka mendengarkan musik klasik.

Bahkan, efek dari lantunan musik ini bukan hanya sekedar berpengaruh terhadap manusia saja. Melainkan, seekor sapi yang bisa memproduksi susu dengan lebih baik dan volume lebih banyak saat diperdengarkan lantunan musik Mozart.

 

Hasil riset dari Mozart effect menyatakan, bahwa musik bisa:

  1. Meningkat kepekaan, daya ingat, dan mempermudah cara belajar.
  2. Menyembuhkan mental dari kejatuhan dan kekalahan.
  3. Meningkatkan daya imajinasi, sehingga menjadikan anda lebih kreatif.
  4. Menurunkan perasaan depresi dalam diri, serta nervous yang melanda.

 

Apakah Musik Dapat Membantu Kita Lebih Optimal Dalam Bertrading?

Dari sekian banyak aliran music yang ada, pilihan yang paling pas untuk menemani sesi trading kita adalah musik klasik. Dimana, musik klasik bisa dikatakan sebagai media yang amat tepat untuk didengarkan disegala macam trade session. Dari sesi pembukaan market Asia, hingga ke sesi penutupan market Amerika.

Musik klasik telah teruji secara ilmiah dan dapat mendorong perkembangan aspek kognitif (kecerdasan). Lantunan suara musik jenis ini, dapat meningkatkan kecerdasan, kreatifitas, dan kesadaran, yang akan membantu anda selama menjalani sesi trading. Alunan musik klasik juga bisa membantu dalam hal membangkitkan mood anda dalam bekerja, terutama dalam menentukan open posisi trading.

 

Walaupun pada akhirnya, keputusan untuk memilih jenis musik yang akan didengarkan, tergantung selera dari trader sendiri. Bila sebagian orang suka mendengarkan musik klasik, sebagian yang lain suka musik dangdut. Sebagianya lagi, mungkin suka musik pop, rock, dan sebagainya.

Apapun jenis musiknya, bisa anda manfaatkan selama mampu membantu anda tetap fokus dalam bertrading di dunia forex. Bila anda sudah bisa fokus, anda sudah selangkah lebih mudah untuk mencapai kesuksesan. Terimakasih sudah menyimak artikel singkat kami ya.

 

Jebakan Forex

Sudah menjadi rahasia umum bahwa ada banyak uang yang bisa dihasilkan dalam forex dan semua orang menghasilkan uang yang banyak. Pernyataan ini bisa dibilang sebagai jebakan terbesar yang ada dalam forex. Jika ini memang mudah, tentu semua orang akan melakukannya. Ada banyak kesempatan untuk menghasilkan uang dalam pasar forex, tapi Anda harus sadar bahwa ini tidak mudah sama sekali.

Jebakan forex adalah salah satu janji dan obyek yang mengkilap. Trader forex pemula pada umumnya adalah mangsa favorit untuk jebakan ini. Namun Anda tidak perlu khawatir karena selalu ada cara untuk mengatasi setiap masalah termasuk cara untuk menghindar agar tidak jatuh ke jebakan forex ini. Anda juga harus mematuhinya dengan ketat. Seringkali jebakan forex bahkan diletakkan oleh broker sendiri. Menjanjikan sesuatu yang tidak bisa disampaikan seharusnya bisa menjadi sebuah petunjuk.

Kesulitan Untuk Kekayaan

Trader forex yang telah lama berkecimpung dalam bidang ini akan mengatakan pada Anda bahwa tidak ada jalan pintas dalam trading forex. Jebakan forex hanyalah sebuah jebakan jika Anda jatuh cinta padanya. Tidak masalah apa kelebihan pada sebuah website sebuah sistem trading otomatis atau penyedia sinyal forex atau bahkan seorang broker forex, trader harus mengerjakan pekerjaan rumahnya dan memeriksa semuanya sebelum terjun ke dalamnya.

Ada uang yang harus dihasilkan dalam forex. Tidak ada pertanyaan tentang itu, tapi setiap trader forex harus memiliki sistem dan rencana. Harus ada disiplin dan moderasi. Jika aturan ini dijunjung tinggi, maka Anda akan berada di pasar forex  dalam waktu yang lama. Jika tidak, maka Anda harus mulai memeriksa pasar pekerjaan riil daripada pasar forex.

Disiplin

Kunci utama untuk menghindari jatuh ke dalam jebakan forex adalah dengan disiplin. Tidak ada yang namanya bermain mengejar ketertinggalan dalam pasar  forex. Mungkin sesekali ini akan berhasil, tapi kemungkinannya akan sangat bertentangan dengan Anda dan apa yang sebenarnya terjadi adalah Anda akan jatuh lebih jauh dan jauh lagi.

Cara terbaik untuk mengatasi kerugian adalah dengan melupakan dan terus maju. Sebagai bagian dari disiplinnya, setiap trader forex harus menetapkan rasio rugi-laba dengan tepat. Rasio rugi-laba Anda tidak boleh melebihi 2:1. Rasio ini standar bagi trader forex pemula dan masih ditaati juga oleh banyak trader berpengalaman.

Selalu gunakan stop-loss order. Salah satu faktor kunci untuk menjadi benar-benar tidak disiplin adalah dengan mulai mengejar pasar. Keluar dan lupakan saja. Itu seharusnya menjadi peraturan Anda. Mengejar pasar adalah jebakan forex klasik di atas sana dengan tidak mengakui saat Anda salah.

Pengumuman

Jebakan forex lain yang umum terjadi adalah tertangkap di pasar saat pengumuman fundamental. Ketika sebuah pengumuman besar dirilis, pasar akan menjadi mudah berubah dalam harapan dan prediksi hasil pengumuman. Trader forex harus waspada terhadap masa-masa ini. saran terbaik untuk trader forex pemula adalah tetap berada di luar pasar untuk mengantisipasi pengumuman ini. Mereka dapat menyebabkan beberapa swing ekstrim dan Anda bisa tertangkan di kedua arah.

Trading teknikal dengan memperhatikan dasar-dasarnya. Tetap disiplin dan buat rencana. Jangan biarkan jebakan forex memerangkap Anda. Pasar forex bisa menjadi jalan yang baik untuk menghasilkan uang asalakan dipandang sebagai bisnis dan bukan skema. Jadi siapkah Anda untuk menghindari jebakan ini? Atau Anda akan menjadi trader kesekian yang jatuh ke dalamnya?

Meminimalkan Resiko Dengan Cerdas

Ketika trading mata uang, mengelola resiko Anda sangat penting sebagaimana leverage dapat memotong kedua jalan. Anda mungkin menemukan bahwa kemenangan Anda di akselerasi, tapi sangat sedikit orang memperhatikan fakta bahwa kerugian mereka diakselerasi sama baiknya oleh leverage yang menarik mereka ke dalam forex.

Ketika kita pertama kali dikenalkan ke dalam dunia trading forex, salah satu hal yang pertama kali didengar adalah bagaimana pengembalian modal bisa sangat luar biasa. Meskipun hal ini benar namun sangat tidak realistis. Kita sering mendengar iklan yang mempromosikan keuntungan terlalu besar hingga 50% dalam satu minggu.

Kita mulai trading untuk sementara waktu dan tiba-tiba realitas muncul saat kita memahami bahwa keuntungan tersebut tidak berkelanjutan. Sekarang realita ini telah ditetapkan, mari kita lihat bagaiman seorang trader yang bijaksana akan menemukan cara untuk mengendalikan resiko mereka di pasar forex.

Mungkin ini terdengar seperti bidah untuk beberapa guru forex di luar sana karena banyak trader profesional tidak akan mengambil resiko lebih dari 1% dari total dana di akun mereka untuk setiap trading. Meskipun hal ini tidak terdengar banyak, Anda harus ingat bahwa biasanya Anda memiliki tujuan yang lebih besar dari apa yang Anda pertaruhkan. Sebuah tipikal dua untuk satu strategi memiliki tujuan 2% keuntungan untuk setiap trading.

Selain itu, lihat pada semua orang yang Bernie Madoff berhasil tipu hingga milyaran hanya dengan menawarkan keuntungan 1% per bulan. Anda harus bertanya pada diri sendiri, apakah orang-orang ini bodoh? Atau mungkin saja mereka dibutakan dengan keuntungan yang terlalu besar? Untuk memahami ini, Anda harus mengerti tentang bunga majemuk.

Dengan hanya mempertaruhkan jumlah kecil, maka Anda membiarkan diri Anda tetap berada dalam permainan setelah beberapa kali kerugian. Jika Anda hanya mempertaruhkan 1% per trading, maka kalah dalam 3 kali trading berturut-turut hanya akan mengurangi 3% dari total dana Anda. Pertaruhkan sekitar 5% pada trading yang sama maka Anda akan merugi sekitar 13%.

Dengan melihat apa yang bisa dilakukan oleh bunga majemuk, Anda harus memahami bahwa itu juga bekerja dua arah. Dengan mempertaruhkan jumlah yang kecil pada setiap trading, Anda membiarkan diri sendiri untuk mengambangkan akun Anda dan yang penting Anda mendapat pengalaman untuk menjadi trader yang lebih baik. Setelah semua, jika Anda bangkrut dan akun  Anda ditutup setidaknya anda pernah trading.

Cara terbaik untuk mengukur besarnya resiko pada setiap trading adalah untuk melihat reaksi psikologis Anda ketika menempatkan trading ini. Jika Anda merasa bahwa Anda harus benar-benar duduk dan mengasuh trading maka Anda mempertaruhkan lebih banyak kenyamanan psikologis Anda. Meskipun hal ini tidak mengubah perhitungan matematikanya, ini tetap mempengaruhi atau tidak saat sistem memberitahu Anda untuk keluar trading atau saat di mana Anda tidak bisa mendapat tekanan lebih lagi.

Anda juga harus tahu bahwa keseluruhan ide di balik trading adalah menghasilkan uang tanpa harus mengkhawatirkannya. Ingat, Anda memulai trading untuk kebebasan dan kebebasan itu pasti tidak akan duduk di komputer dan khawatir akan kalah atau rugi dalam trading tertentu.

Dengan bereksperimen menggunakan berbagai persentase akun trading, Anda akan menemukan apa yang bekerja untuk Anda dari waktu ke waktu. Anda akan terkejut dengan keuntungan yang bisa Anda peroleh bahkan dengan jumlah resiko terkecil yang ditempatkan. Jika Anda belajar trading dengan benar, maka keuntungan akan tiba. Tapi Anda harus dapat tinggal cukup lama dalam permainan untuk sampai pada titik ini.

 

Mengenal Pedoman “3S” Dalam Belajar Trading

 

Ada banyak sekali metode yang bisa dipakai untuk belajar trading. Namun, tidak semuanya efektif untuk diterapkan trader. Ada yang lebih suka belajar sendiri dengan otodidak, ada pula yang inginya berguru kepada pada mentor yang sudah expert. Cara tersebut oke-oke saja, dan tak ada cara belajar trading yang lebih unggul dari yang lainya, karena semuanya akan kembali pada preferensi pribadinya masing-masing. Namun bila Anda memutuskan untuk belajar secara mandiri, tidakah lebih baik bila hal tersebut dijalankan dengan kaidah yang jelas?

Salah satu aspek pedoman dari belajar trading yang dapat memandu Anda dengan baik adalah prinsip “3S”. Dengan menerapkan prinsip aturan ini, Anda bisa menemukan prinsip terpenting dalam belajar trading sehingga tidak perlu merasa bingung harus memulai dari mana dan selanjutnya akan berjalan kemana.

Pedoman belajar trading “3S” yang akan diulas pada artikel ini diungkapkan oleh seorang Steve Ward, yang mana merupakan mentor trading sekaligus pemilik dari High Performance Global Ltd. Pada dasarnya, 3S ini terdiri dari skill and knowledge, strategy, dan juga state. Bagaimana ketiga aspek tersebut mampu dijadikan sebagai pedoman belajar trading akan dibahas secara tuntas dalam beberapa penjelasan yang kami tulis di bawah ini.

 

Skill And Knowledge

Kemampuan dan pengetahuan merupakan dua buah komponen utama yang harus dikembangkan dalam proses belajar. Mustahil dapat menjadi seorang trader sukses jika Anda belum menguasai basis pengetahuan yang memang diperlukan dalam trading forex. Logikanya, darimanakah Anda bisa mengembangkan skill bila pengetahuan dasarnya saja masih belum paham?

Untuk itu, awali proses belajar anda dengan menggali pengetahuan sebanyak mungkin tentang trading forex, mulai dari dasar-dasar pengetahuan untuk pemula, analisa sektor fundamental dan teknikal, psikologi pasar, jenis-jenis strategi, dan masih banyak lagi. Semakin tinggi level kemampuan dan pengetahuan trading yang anda miliki, semakin besar pula pengaruhnya bagi kepercayaan diri Anda.

 

Strategy

Pada tahap ini, Anda mulai menerapkan skill and knowledge guna membangun strategi trading yang telah melibatkan manajemen risiko. Dalam mengembangkan strategi, sebaiknya anda menyesuaikan diri dengan kenyamanan, pemahaman, dan gaya trading milik Anda sendiri. Seumpama bila Anda adalah seorang part-time trader, maka janganlah anda membangun strategi trading yang menuntut Anda untuk memantau perkembangan chart sepanjang hari.

Di tahap awal, strategi Anda mungkin tak akan memiliki suatu keistimewaan karena dibuat berdasarkan standar yang telah ada. Namun dengan seiring bertambahnya pengalaman dan meningkatnya level kemampuan trading, Anda akan mampu belajar dan menyesuaikan strategi dengan pendekatan pribadi, sehingga tak perlu lagi bergerak kesana kemari dan mengikuti petuah trader lain yang belum tentu cocok dengan kondisi Anda.

 

State

Pedoman belajar trading ini amat berkaitan dengan kondisi fisik dan mental yang cukup esensial karena dapat menjadi penentu keberhasilan dari penerapan kemampuan, pengetahuan, dan strategi yang Anda punya. Fokus pada tiga hal tersebut saja nyatanya tak cukup untuk membawa Anda menapaki jalur kesuksesan yang sesungguhnya. Bagaimanapun juga, trading merupakan suatu aktivitas berkelanjutan dan memerlukan konsistensi. Jika kondisi fisik dan mental Anda tak sanggup mendukungnya, maka perjalanan Anda masih jauh dari tujuan akhir (konsistensi profit).

 

Mari Membuat Profit

Mari Membuat Profit

 

5 Tips Penting Dari Pedoman Belajar Trading sistem “3S”

Untuk mencapai sebuah kesuksesan, tak ada satupun dari ketiga pedoman belajar trading yang dapat dikesampingkan. Skill, strategi, dan pengetahuan merupakan fokus yang dibutuhkan oleh para pemula karena tanpa ketiga aspek tersebut, trading forex tidak akan ada bedanya dengan berjudi.

Namun begitu, hal-hal tersebut tak akan lengkap tanpa adanya faktor performa psikologis yang memadai. Ketika tekanan datang, kendali emosi merupakan kunci keberhasilan yang paling diperlukan.

Guna membantu Anda memperoleh knowledge, skill, strategy, dan state yang maksimal, berikut ini 5 tips dari Steve Ward untuk menunjang pedoman dari belajar trading Anda:

 

  1. Tetapkan Fokus Untuk Belajar, Bukan Mencetak ProfitTujuan trader memang selalu mengarah untuk mendapatkan profit. Namun sebagai seorang pemula yang masih belajar, terlalu fokus pada metode mencetak keuntungan justru akan cenderung menyesatkan.

    Mengapa bisa begitu? Amat kecil kemungkinan bagi seorang pendatang baru untuk langsung meraih profit sesuai apa yang diharapkan. Kata para trader yang berpengalaman, bisa balik modal saja sudah bagus di beberapa bulan pertama. Kalaupun seorang newbie meraih profit besar, ia seharusnya berhati-hati karena itu bisa saja keberuntungan dari seorang pemula semata.

    “Terlalu memperdulikan besaran keuntungan memang dapat mendatangkan sukses, tapi dalam jangka pendek saja. Jika hal ini sampai mengorbankan waktu dan fokus Anda dalam rangka belajar trading, efeknya tak akan menguntungkan untuk periode jangka panjang,” ujar Steve Ward.

 

  1. Jelajahi, Coba, Dan MainkanTak ada salahnya bagi seorang pemula untuk belajar dan mencoba berbagai macam strategi ataupun gaya trading. Bagaimanapun juga, proses ini mampu menambah pengetahuan dan memperkaya pengalaman trading. Sehingga, mampu membantu seorang trader untuk menemukan strategi pribadi yang paling tepat baginya. Seorang scalper profesional tak akan mengatakan bahwa swing trading tidak cocok untuknya bila belum pernah mencobanya, begitu pula halnya dengan swing trader yang tak bisa melihat keuntungan menjadi seorang scalper.

 

  1. Akui KesalahanNaluri kompetitif mungkin saja berguna untuk bidang kehidupan lain. Namun ini agaknya tidak berlaku di dalam trading forex. Kecuali Anda sedang mengikuti kontes trading, lebih baik bila anda menyingkirkan nafsu Anda untuk selalu meraih kemenangan. Dengan cara pikir yang seperti itu, akan lebih mudah bagi Anda untuk mengakui semua kesalahan dan belajar darinya, bukan malah merasa tidak terima dengan semua kekalahan dan akhirnya mencari-cari kesalahan dari pihak lain.

 

  1. Perdalam Ilmu TradingBelajar trading sebaiknya tak dilakukan setengah-setengah dan harus dipastikan proses keberlanjutanya. Ini merupakan faktor utama yang dapat menunjang peningkatan skill dan pengetahuan Anda sebagai seorang trader. Di samping itu, proses ini akan lebih efektif bilaa dijalankan dengan minat atau passion anda terhadap dunia trading.

    Jika Anda tak mempunyai ketertarikan yang cukup tinggi terhadap bidang yang digeluti, rasa bosan akan cepat menghampiri dan ini tentunya sulit untuk menjamin keberlangsungan karir trading anda dimasa depan. Untuk menumbuhkan minat terhadap dunia trading, anda bisa melakukanya sejak dini, tepatnya dengan belajar trading memakai cara-cara yang menyenangkan.

 

  1. Banyak LatihanTanpa perlu dijelaskan panjang lebar, kiat ini merupakan tips andalan yang paling direkomendasikan oleh para ahli. Mempelajari teori saja tak akan ada gunanya bila tidak dipraktekan. Trading forex telah difasilitasi dengan akun demo yang dapat dimanfaatkan secara cuma-cuma untuk melatih skill Anda. Jadi, manfaatkanlah fitur tersebut dengan seoptimal mungkin, jangan remehkan fungsinya hanya karena tidak dapat memberikan keuntungan yang nyata.

    Asah kemampuan juga sebaiknya tidak dilakukan dengan cara asal. Untuk memastikan agar latihan mampu berjalan dengan efektif, tetapkanlah tujuan yang ingin Anda capai ketika anda memulai latihan tersebut. Selain itu, susunlah program latihan dan rekamlah hasil yang Anda peroleh dari serangkaian proses tersebut. Dengan cara itu, tidak akan ada waktu yang terbuang sia-sia ketika anda menjalani proses latihan Anda.

 

Itulah tadi artikel singkat kami tentang mengenal pedoman 3S. Semoga bermanfaat, dan terimakasih telah menyimak.

Forex dan Valas adalah suatu Perdagangan yang Beresiko Tinggi, yang mungkin tidak cocok untuk sebagian Trader yang Belum Berpengalaman