Anda Harus Berhati-hati Memilih Broker Forex untuk Hedging!

Anda Harus Berhati-hati Memilih Broker Forex untuk Hedging! – Strategi hedging adalah salah satu strategi yang banyak digunakan oleh para trader forex. Hedging digunakan untuk mengurangi resiko loss dalam jumlah besar. Caranya adalah dengan open posisi sell dan buy pada saat yang bersamaan menggunakan pasangan mata uang yang sama seperti ketika trader melakukan open buy EUR/USD sekaligus open sell EUR/USD.

Hedging juga bisa dilakukan pada beberapa mata uang yang berkaitan seperti buy pada EUR/USD dan sell EUR/GBP dalam tempo dekat. Kendati ini hanya digunakan sebagai strategi cadangan untuk meminimalisir resiko, namun ada beberapa trader yang mencoba menggunakan hedging untuk memperoleh profit.

Broker Melarang Hedging

Walaupun memiliki peran yang sangat penting, ada beberapa broker yang justru melarang penggunaan strategi hedging. Hal ini disebabkan oleh keyakinan broker bahwa hedging dapat mengacaukan Risk Management yang dimiliki oleh broker. Hedging juga disinyalir memiliki resiko yang tinggi terhadap trader. Salah satu broker yang melarang strategi hedging adalah broker yang terikat dengan regulator forex Amerika Serikat, NFA.

Sebagai sanksi pelanggaran hedging yang dilakukan, NFA menerapkan aturan First In First Out (FIFO) yang mana order pada satu pasangan mata uang yang lebih awal di buka harus lebih dulu ditutup. Cara ini dianggap bisa menjadi pengontrol hedging karena posisi baru dari arah yang berlawanan hanya bisa open posisi ketika trading sebelumnya sudah ditutup. Peraturan yang diberlakukan oleh NFA ini kemudian tidak hanya dituruti oleh broker asal AS saja melainkan broker lainnya. Platform MetaTrade5 juga secara tidak langsung turut menerapkan aturan FIFO ini.

Tips Memilih Broker Forex Untuk Hedging

Mengantisipasi aturan dari NFA yang menerapkan FIFO sejumlah broker forex membuat trader mencoba berbagai cara agar hedging tetap bisa dilakukan. Cara pertama dengan membuka trading di beberapa broker lalu melakukan trading harian di akun berbeda ketika akan hedging. Cara kedua adalah dengan bergabung dengan broker yang memang memperbolehkan hedging.

Jika anda memilih cara yang kedua, pastikan broker anda memang mumpuni dan memiliki kapasitas yang memadai. Berikut adalah beberapa tips yang bisa anda lakukan sebelum memilih broker forex untuk hedging anda.

  • Tips Memilih Broker Forex Untuk Hedging – Regulasi

Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa NFA telah memberlakukan aturan FIFO untuk semua transaksi yang dilakukan oleh trader. Jika anda ingin menerapkan strategi hedging lebih baik jika anda menghindari broker yang memiliki regulasi dengan Amerika Serikat. Anda bisa memilih broker yang teregulasi dengan ASIC yang tidak memberlakukan FIFO.

  • Tips Memilih Broker Forex Untuk HedgingKebijakan Broker

Setelah melihat regulasinya, kebijakan broker menjadi salah satu aspek yang perlu untuk dipertimbangkan. Hal ini dikarenakan regulasi AS bukan satu-satunya alasan broker melarang penggunaan strategi hedging secara bebas. Pastikan broker tersebut telah menginformasikan bahwa hedging memang diperbolehkan. Informasi ini bisa didapatkan melalui website resmi atau bertanya pada klien yang telah bekerja sama dengan broker tersebut sebelumnya.

Jika broker anda menginginkan hedging, anda juga masih perlu mengamati apakah ada batasan tertentu yang mungkin diberlakukan pada hedging. Aturan ini misalnya ketika broker yang memperbolehkan hedging pada kondisi normal namun melarangnya pada akun trading yang masuk program bonus atau memperbolehkan hedging namun akan membatalkan order secara otomatis ketika trader menutup posisi kurang dari 5 menit setelah open order.

  • Tips Memilih Broker Forex Untuk HedgingSpread

Spread merupakan beban laten yang seharusnya ikut diperhitungkan dalam manajemen resiko. Broker dengan spread rendah merupakan prioritas utama apabila anda ingin mengaplikasikan strategi hedging. Broker yang menyediakan floating spread dengan kisaran 0-2 pips bisa menjadi pilihan anda. Hindari broker dengan kuotasi harga 5 digit karena spreadnya akan lebih rapat.

  • Tips Memilih Broker Forex Untuk HedgingEksekusi

Jika strategi hedging anda melibatkan Pending Order maka anda perlu memperhatikan kecepatan dan ketepatan eksekusi yang dibutuhkan agar tidak terkena slipper. Selain slipper, terjadinya requote dan lagging juga perlu anda hindari agar tidak menurunkan akurasi peluang hedging. Anda bisa memilih akun broker dengan cara menguji platform Livenya dengan mendaftar pada akun demo.

  • Tips Memilih Broker Forex Untuk HedgingSwap Free

Swap Free menjadi satu layanan yang disediakan oleh broker sebagai antisipasi adanya kemungkinan hold posisi yang mungkin terjadi hingga berhari-hari. Broker yang menyediakan Swap Free biasanya disebut sebagai akun islami karena disediakan untuk trader muslim yang tidak diperbolehkan trading dengan swap.

Speak Your Mind

*

*

Forex dan Valas adalah suatu Perdagangan yang Beresiko Tinggi, yang mungkin tidak cocok untuk sebagian Trader yang Belum Berpengalaman