Harapan Realistis Dalam Trading Forex

Harapan Realistis Dalam Trading Forex – Saat pertama kali masuk ke dalam dunia trading forex, apa yang terlintas di benak anda? Semangat, gairah, khawatir, senang atau perasaan lainnya? Kenyataannya emosi-emosi seperti ini seringkali membawa trader baru jauh dari yang namanya sukses dalam trading. Kenapa hal ini bisa terjadi?

Penyebab Ketidakrealistisan Trader Forex

Perlu anda ketahui, iklan dan promosi yang identik dengan trading forex adalah salah satu penyebab banyak orang tertarik untuk menekuni trading forex. Tapi terlepas dari hal itu, anda harus tahu bahwa apa yang anda dengar dari para broker, calo atau apapun itu namanya tidaklah sepenuhnya benar. Beberapa  dari anda mungkin pernah mendengar ada broker atau calo yang mengatakan bahwa dengan trading forex, anda bisa mendapatkan return 50% hingga 100% perbulan. Percayalah ini hanya bualan belaka.

Di sini kita akan meluruskan sesuatu, memang tidak semua broker atau calo akan menipu anda dengan iming-iming return yang gila. Tapi ingat untuk tetap menanamkan pemikiran realistis. Sekarang anda coba pikir, apakah ada jenis investasi yang menawarkan return segila itu? Jelas tidak,karena faktanya investasi adalah salah satu cara untuk mengembangkan dana. Tolong garis bawahi kata mengembangkan!!

Dari sini seharusnya anda tahu dan sadar bahwa setiap jenis investasi, apapun itu namanya selalu memiliki resiko. Anda tidak akan pernah bisa menghindari dari resiko yang ada. Mau tidak mau anda memang harus merasakannya untuk bisa meminimalisir resiko di masa depan.

Baiklah, kembali ke masalah pengharapan realistis,faktanya beberapa trader profesional menyatakan bahwa return yang bisa anda dapatkan dalam trading forex hanya berkisar antara 10%-30% perbulannya. Angka ini adalah angka rata-rata yang didapatkan oleh trader profesional secara konsisten.

Menurut mereka dalam beberapa kesempatan return tinggi hingga mencapai 100% memang mungkin untuk anda dapatkan. Tapi return gila ini tidak akan pernah anda dapatkan secara konsisten. Resiko, margin call, pergolakan harga komoditi hingga pergerakan harga mata uang yang tidak pasti menjadi penyebab kenapa anda tidak bisa konsisten mendapatkan return tinggi.

Selain itu para trader profesional ini menyatakan bahwa return konsisten ini tidak akan mudah untuk anda dapatkan. Bahkan usia karir sebagai trader forex lebih dari 2 tahun saja belum tentu bisa mencapai return yang  konsisten.

Harapan Realistis Dalam Trading Forex

Nah, salah satu cara terbaik untuk bersikap realistis dalam trading forex adalah dengan menyadari kondisi pasar forex dan diri anda sendiri. Jauhi harapan bahwa anda bisa menjadi kaya raya karena trading forex. Lebih dari itu cobalah untuk menikmati trading forex layaknya pekerjaan lain. Karena faktanya bukan hanya sesuatu yang manis dan menyenangkan saja yang akan anda dapat dari trading forex. Ingat tentang resiko dan kemungkinan anda kehilangan dana deposit karena tidak tepatnya strategi serta pengambilan keputusan.

Beberapa trader profesional menyarakan trader untuk tidak melakukan compounding profit dengan menanamkan kembali seluruh profit dari trading yang dilakukannya. Langkah ini sebaiknya dihindari sejak awal untuk meminimalkan resiko kehilangan dana keseluruhan.  Jadi ambil berapa persen profit anda untuk dinikmati dan digunakan menutup biaya operasional trading. Lalu sisanya bisa anda gunakan untuk melakukan trading lagi.

DI luar itu, beberapa trader menyarakan untuk melakukan hit and run. Hit and run sendiri merupakan strategi trading di mana trader akan melakukan penarikan dana setelah mendapatkan profit. Jadi sistematikanya anda melakukan deposit, melakukan trading lalu jika anda profit maka langsung lakukan penarikan dana keseluruhan dan nikmati profit anda. Jika memang anda ingin melakukan trading lagi, maka anda bisa deposit kembali dan silakan melakukan trading lagi.

Speak Your Mind

*

*

Forex dan Valas adalah suatu Perdagangan yang Beresiko Tinggi, yang mungkin tidak cocok untuk sebagian Trader yang Belum Berpengalaman