Sinyal Bukti Kesiapan Anda Untuk Trading di Akun Real

Sinyal Bukti Kesiapan Anda Untuk Trading di Akun Real – Salah satu kelebihan trading forex adalah tersedianya akun demo sebagai salah satu metode belajar trading forex. Akun demo ini biasanya disediakan oleh para broker forex sebagai salah satu bentuk media promosi agar banyak orang tertarik mencoba trading forex dan mendaftar melalui mereka.

Meskipun menjadi salah satu media belajar, tapi ternyata ada beberapa dampak buruk jika anda terlalu lama berada di akun demo. Lalu untuk menghindari dampak buruk ini, anda bisa melewatkan akun demo dengan langsung membuka akun real ataupun membatasi waktu belajar di akun demo. Nah, untuk anda yang tetap ingin mencoba akun demo tanpa harus menanggung dampak negatif tentu anda harus tahu kapan waktu yang tepat untuk beralih akun.

Faktanya, tidak ada seorangpun yang bisa memastikan berapa lama waktu ideal untuk belajar di akun demo. Tapi, jika kelima sinyal berikut ini sudah anda rasakan maka sebaiknya anda mulai beranjak dari akun demo dan beralih ke akun real. Yuk simak beberapa sinyal bukti kesiapan anda untuk trading di akun real berikut ini:

  1. Profit Stabil

Sinyal bukti kesiapan anda untuk trading di akun real yang pertama adalah kesuksesan dalam menghasilkan profit stabil. Ini tidak berarti anda harus mengalami keuntungan selama di akun demo. Tapi lebih kepada profit yang anda dapatkan lebih besar daripada kerugian yang anda derita. Ingat juga bahwa yang menjadi acuan anda di sini bukan angka profit atau ruginya. Tapi lebih kepada berapa kali trading anda berakhir dengan profit.

Tidak cukup sekedar profit stabil, anda juga harus memastikan bahwa keuntungan yang diperoleh ini karena ketrampilan yang anda miliki. Bukan hanya sekedar keberuntungan semata. Insting adalah salah satu teman terbaik anda dalam mengambil keputusan di fase ini.

  1. Adanya Strategi

Sebelum masuk dalam trading forex, tentu anda pernah mendengar bahwa volatilitas dalam forex sangatlah tinggi dan berlangsung sepanjang hari. Secara tidak langsung volatilitas ini menciptakan keuntungan dan kerugian yang sama besarnya. Tanpa ada strategi dan manajemen resiko yang baik maka bisa dipastikan karir trading anda tidak akan cerah.

Nah, selama berada dalam akun demo pastikan anda telah memiliki strategi dan manajemen resiko yang baik. Untuk memiliki strategi dan manajemen resiko yang baik, anda tidak perlu mengikuti cara-cara yang rumit dan kompleks. Cukup akrabkan diri anda dengan order stop loss dan take profit untuk membantu mengurangi resiko dan mengunci profit.

Kemudian anda juga harus memanfaatkan akun demo untuk mengetahui bagaimana cara kerja leverage agar anda bisa menemukan level yang nyaman sebelum membuka akun real.

  1. Bisa Menjaga Emosi

Dalam trading forex, emosi memegang peranan yang sangat penting. Gangguan psikologis akan selalu membayang-bayangi trading anda. Entah posisi anda saat ini sedang profit ataupun rugi. Salah satu cara terbaik untuk membantu mengontrol emosi dalam trading adalah dengan komitmen terhadap rencana trading (termasuk manajemen resiko dan strategi forex).

Komitmen ini akan membantu anda tetap berdiri tanpa goyah sekalipun badai sedang menerjang anda. Pelatihan psikologis ini harus anda mulai sejak dalam akun demo. Agar anda terbiasa untuk menjaga emosi meskipun sedang menggunakan uang virtual. Jika emosi anda bisa dijaga dengan baik maka ini salah satu sinyal bukti kesiapan anda untuk trading di akun real.

  1. Mau Belajar Dari Kesalahan

Untung dan rugi adalah dua hal yang tak terpisahkan dalam trading forex. Jangan terpuruk meskipun anda mengalami kerugian dalam akun demo. Sebaliknya evaluasi apa yang menjadi masalah dalam trading dan perbaikilah. Keinginan dan kemauan untuk belajar dari kesalahan akan membuat anda tidak takut dalam mencoba trading live.

  1. Mengenal Platform Trading Secara Keseluruhan

Sebelum memutuskan untuk membuka akun real, sebaiknya anda memiliki pemahaman yang baik terhadap broker dan platform trading yang akan anda gunakan. Untuk memperdalam pemahaman ini, mencoba membuka akun demo di beberapa broker adalah keputusan yang bijak. Setelah mencoba di beberapa broker, tentu anda bisa menentukan broker dan platform trading mana yang cocok dengan anda. Faktor broker dan platform trading ini bisa menjadi salah satu penentu kesuksesan trading anda lho..

Semoga informasi mengenai sinyal bukti kesiapan anda untuk trading di akun real ini bermanfaat..

5 Alasan Trader Tidak Bisa Profit Secara Konsisten

5 Alasan Trader Tidak Bisa Profit Secara Konsisten – Tak bisa dipungkiri jika alasan seorang trader melakukan trading adalah untuk mendapatkan profit dalam jumlah besar secara konsisten. Hanya saja, bukan rahasia umum jika dalam trading forex hal ini bukanlah sesuatu yang mudah. Seorang trader, terlebih trader pemula harus banyak belajar untuk bisa mendapatkan profit, karena besarnya peluang mendapatkan profit sama halnya dengan besarnya peluang mengalami loss.

5 Alasan Trader Tidak Bisa Profit Secara Konsisten

Untuk bisa mendapatkan profit, tak jarang para trader melakukan entry posisi trading secara berulang-ulang dalam waktu yang lama. Bukannya membuat kesempatan profit anda bertambah besar, kegiatan ini malah akan membuat anda memiliki kesempatan besar untuk loss. Hal ini bisa terjadi karena beban biaya yang harus anda keluarkan terus bertambah.

Nah dari sini bisa ditarik kesimpulan, jika berambisi mendapatkan profit justru akan membuat trading anda kacau. Berikut beberapa alasan trader forex tidak bisa profit secara konsisnten :

1. Terlalu Berambisi Mendapatkan Profit Secara Instan

Trading forex bukanlah sesuatu yang bisa anda paksakan. Dari mulai awal memulai hingga akhir pun anda tidak akan mendapatkan apa-apa jika hanya fokus pada ambisi untuk mendapatkan keuntungan. Jalankan bisnis ini secara perlahan, ikuti alurnya, dan pahami keadaannya. Yakinlah, tidak ada trader sukses dengan cara instan. Semua dilakukan perlahan untuk kemudian bisa mendapatkan profit secara konsisten.

2. Trading For Living

Untuk alasan kedua ini kita tidak perlu lagi menyebut berapa banyak trader yang menganggap trading forex sebagai penjamin hidup mereka. Dalam bisnis apapun tidak ada yang bisa menjamin apakah anda akan sukses atau tidak. Keberhasilan dalam trading forex bergantung pada modal dan pengetahuan anda mengenai forex. Kedua hal ini saling berkesinambungan untuk menciptakan kemungkinan profit ataupun loss.

Banyak trader beranggapan jika semakin besar modal yang kita gunakan, berbanding lurus dengan besarnya keuntungan yang akan didapat. Tentu pernyataan ini tidak salah. Yang salah adalah, jika anda melakukan trading dengan modal sedikit namun ingin mendapatkan profit 100% secara instan. Jika hal ini benar ingin anda alami, maka berhentilah untuk melakukan trading.

3. Trading menggunakan Modal Pinjaman

Pada dasarnya memang tidak semua trader memiliki dana yang cukup untuk melakukan trading. Hingga akhirnya tak sedikit dari mereka yang akhirnya memutuskan untuk meminjam uang. Meskipun secara kasat mata meminjam uang akan membuat anda sedikit lega, namun percayalah, hal ini akan membuat pemikiran anda semakin kacau.

Ketika seorang trader menggunakan modal pinjaman dari pihak lain, sudah bisa dipastikan mereka akan berfikir “profit, profit, dan harus profit“. Pemikiran ini tentu adalah suatu yang positif karena trader akan semakin semangat melakukan trading. Hanya saja, emosi ini terkadang akan membuat trader tidak berfikir panjang, melakukan segala cara untuk mendapatkan profit, sehingga trading menjadi kacau.

4. Kurang Pengetahuan Tentang Trading Forex

Pengetahuan tentang forex adalah suatu hal yang wajib anda kuasai sebelum terjun dalam bisnis forex. Tak usah lama-lama, jika anda menganggap bisa langsung menghasilkan uang sambil belajar forex, maka lihatlah berapa banyak kerugian yang akan anda alami.

5. Ingin Cepat Kaya

Lagi-lagi, emosi merupakan musuh terbesar dalam trading forex. Siapa yang tak ingin kaya? Apalagi dengan cara yang mudah dan instan. Jika dipikir-pikir pasti tidak anda orang yang menolak jika ada hal yang seperti ini. Namun tahukah anda, sesuatu yang instan juga tidak akan bisa bertahan dengan lama.

Jika anda terlena dengan kemudahan, tanpa memperhitungkan kemungkinan terburuk, maka dalam waktu dekat pasti anda akan mengamali kegagalan. Sekali lagi, jangan lakukan “trading for living”, karena ini akan mengacaukan rencana trading anda.

5 Alasan Trader Tidak Bisa Profit Secara KonsistenSemoga informasi di atas bermanfaat..

Cara Belajar Trading Forex Tanpa Mentor

Cara Belajar Trading Forex Tanpa Mentor – Terjun dalam trading forex tidak bisa dilakukan secara instan oleh semua orang. Mereka yang sekarang telah sukses pun dulunya pasti telah melalui banyak perjuangan, dan tantangan. Terlebih , dahulu kelas khusus forex tidaklah sebanyak sekarang. Sehingga mau tidak mau seseorang harus mencoba dan mempelajari sendiri untuk bisa menjalankan bisnis forex. Saat ini para trader pemula sudah sangat dimanjakan dengan banyaknya penawaran menarik untuk belajar forex. Baik kelas online, offline, maupun seminar.

Belajar Trading Forex Tanpa Mentor

Meskipun penawaran untuk belajar forex saat ini sudah menjamur di mana-mana, namun anda perlu mempertimbangkan banyak hal. Seperti yang kita tahu biaya untuk mengikuti kelas forex tidaklah murah. Sehingga tidak semua orang bisa mengikutinya. Nah untuk itu, kita bisa kembali belajar dari para trader terdahulu yang bisa belajar trading forex tanpa mentor khusus.

Berikut beberapa cara khusus yang bisa anda ikuti untuk belajar forex tanpa mentor :

1. Hindari Forum Forex di Internet

Tak sedikit trader pemula yang mengikuti forum forex di internet dengan harapan mereka bisa mendapatkan banyak pelajaran. Tapi tahukah anda, jika forum internet seringkali akan membuat anda bingung. Di dalam forum seperti ini akan ada banyak sekali pendapat orang yang berbeda-beda. Jika kamu tidak bisa menempatkan pada posisi yang tepat, maka kegiatan ini tidaklah efektif.

Dibandingkan belajar melalui forum, langkah utama yang harus anda lakukan adalah belajar forex melalui buku. Pilih dan bacalah buku tentang forex yang ditulis oleh seorang trader forex berpengalaman, dan jangan pernah membaca buku forex yang ditulis oleh tutor trading yang bahkan tidak memiliki pengalaman apapun tentang forex.

2. Pahami Fundamental Dan Teknikal Trading

Setelah menemukan posisi yang tepat di mana anda harus belajar forex tanpa mentor, sekarang fokuslah dalam memperlajari ketrampilan dasar dalam trading forex. Beberapa hal utama yang harus anda pelajari adalah perilaku dasar, kerangka kerja entry dan exit, serta hal teknis lainnya. Jika beberapa hal dasar tersebut sudah anda pelajari dan pahami dengan baik, maka anda telah siap menjalankan trading.

3. Mulai Pelajari Forex Secara Self Coaching

Self coaching merupakan suatu teknik di mana anda menempatkan diri sebagai mentor bagi diri anda sendiri dalam belajar forex. Jika dua tahap diatas telah selesai anda lewati, maka tahapan ini harus anda jalani. Nah, untuk bisa menjalankan self coaching, ada tiga hal yang perlu anda persiapkan.
– Pertama, jurnal trading forex yang memuat riwayat trading forex yang telah anda lakukan.
– Kedua, anda harus rajin melakukan refleksi diri terhadap trading forex yang telah dijalankan.
– Ketiga, identifikasi grafik forex yang telah anda miliki. Hal ini dilakukan semata untuk membuat penjurnalan berjalan lebih efisien.

4. Tentukan Mentor Yang Sesuai Dan Tirulah Cara Tradingnya

Selanjutnya, belajar trading tanpa menggunakan mentor tentu bisa anda lakukan. Hanya saja anda tetap perlu seorang mentor professional untuk mengubah kebiasaan dan pola trading anda menjadi lebih baik. Dalam arti kata, kita belajar dengan hanya mengamati seorang mentor tersebut, tanpa mendapatkan saran atau hal lainnya.
Untuk bisa mengetahui bagaimana pola mentor tersebut melakukan trading, anda bisa memulainya dengan melakukan observasi dan merekam semua kegiatan. Seperti misalnya detail usaha yang dilakukan, rencana yang telah dibuat, kesalahan yang dilakukan, serta mengamati kegiatan apa yang telah anda lakukan terhadap kondisi pasar.

Ketika kegiatan observasi sudah selesai, selanjutnya anda bisa menganalisis bagaimana seorang mentor bisa menjalankan pasar secara baik. Pada kondisi ini anda harus benar-benar bisa mengevaluasi semua secara jelas. Jika tahap ini selesai , anda bisa menggunakannya sebagai pedoman untuk menjalankan trading forex secara maksimal.

Yuk Cari Tahu Cara Kerja Trader Forex Pro

Yuk Cari Tahu Cara Kerja Trader Forex Pro – Trader forex adalah sebuah profesi yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Apalagi jika trader forex tersebut sudah dikategorikan berpengalaman dan profesional. Faktanya, memang tak terhitung berapa total jumlah trader saat ini. Tapi dari sekian banyak trader tersebut, hanya 10% saja yang bisa dibilang sebagai trader forex profesional. Apakah anda termasuk 10% tersebut? Jawabannya bisa iya, juga bisa tidak.

Cara Kerja Trader Forex Pro

Sebelum kita membahas tentang bagaimana cara kerja trader forex pro, pertama anda harus tahu definisi dari trader forex pro ini. Untuk bisa dikategorikan sebagai seorang trader forex profesional, pengetahuan dan pengalaman trading saja tidak cukup. Lebih dari itu seorang trader forex profesional juga memiliki kesabaran, konsistensi dan juga mental trading yang kuat. Selain itu, trader profesional juga seringkali harus mengelola dana yang cukup besar sehingga setiap keputusan harus diambil dengan hati-hati.

Nah, apakah anda penasaran dengan cara kerja trader forex pro? Yuk simak ulasannya berikut ini:

1. Tidak Butuh Banyak Waktu Untuk Prediksi Arah Pergerakan Harga

Para trader forex pro tidak perlu banyak waktu untuk bisa memprediksi arah pergerakan harga. Mereka hanya akan melihat chart harian dan mingguan untuk menganalisa trend pergerakan harga menggunakan indikator teknikal dan berita fundamental. Saat sinyal trading muncul dan sesuai dengan strategi maka tanpa ragu mereka akan membuka posisi. Trader forex pro juga selalu fokus pada trend jangka panjang karena mereka tahu chart hourly terlalu banyak noise di dalamnya.

2. Tidak Pernah Melibatkan Emosi

Saat memasuki pasar, trader forex pro akan meninggalkan emosinya di luar. Mereka sangat ahli dalam mengendalikan diri. Sikap disiplin, sabar dan juga komitmen pada rencana trading sudah menjadi ciri khas mereka. Target profit dan level stop loss selalu diterapkan sesuai dengan money management serta strategi yang digunakan. Mayoritas trader forex pro melakukan trading secara manual.

3. Jumlah Keuntungan Bisa Meng-cover Kerugian yang Terjadi

Apakah anda pernah dengar bahwa trader forex pro itu tidak pernah rugi? Pernyataan ini jelas salah, karena faktanya mereka pernah mengalami kerugian. Hanya saja rata-rata keuntungan yang diperoleh oleh trader forex pro berada di angka lebih besar jika dibandingkan dengan kerugian yang dialami.

Selain itu, trader forex pro juga mendiversifikasikan investasi tidak hanya di pasar forex, sehingga kerugian yang dialami di pasar forex bisa di-cover oleh keuntungan di pasar keuangan lain.

4. Memaksimalkan Profit dan Menahan Posis Dalam Jangka Waktu Lama

Trader forex pro hanya akan membuka posisi jika muncul sinyal yang valid untuk entri sehingga bisa dibilang jika frekuensi trading trader forex pro relatif kecil. Saat sudah masuk ke posisimaka mereka akan menahannya untuk jangka waktu yang agak lama dan dikombinasikan dengan teknik averaging atau pyramiding yang bisa memaksimalkan profit. Trader forex pro juga secara rutin meluangkan waktu untuk bersantai dan menjauh dari pasar saat sedang mengalami loss ataupun profit. Secara keseluruhan, trader forex pro lebih mengutamakan kualitas dibandingkan dengan kuantitas trading.

5. Diversifikasi Pasangan Mata Uang

Para trader forex pro akan selalu mencermati faktor teknikal dan fundamental beserta pengaruhnya pada beberapa pasangan mata uang. Mereka melakukan ini untuk menentukan posisi trading dengan tepat. Selain itu, mereka juga tahu arah pergerakan harga mata uang dalam jangka panjang ataupun jangka pendek. Jadi secara keseluruhan, para trader forex pro ini tahu apa yang mereka inginkan dan sama sekali tidak bisa dipengaruhi oleh rumor yang muncul di pasar.

Ternyata cara kerja trader forex pro dan trader forex amatir sangat berbeda ya. Pantas saja hasil akhirnya juga jauh berbeda..

Apa Itu Pola Triangle Dalam Trading Forex?

Apa Itu Pola Triangle Dalam Trading Forex? Pola triangle dalam trading forex diartikan sebagai pola trading tipe horizontal. Triangle berada pada posisi paling lebar kemudian terbentuklah titik-titik yang berbentuk segitiga karena posisi pasar sideways dan range trading menyempit. Pola triangle dalam trading forex lebih merujuk pada analisis teknikal. Para trader teknikal pasti sangat mengenal pola yang satu ini.

Pada dasarnya, pola triangle dalam trading forex terbagi menjadi 3 macam yaitu: symmetrical triangle, ascending triangle dan desecending triangle. Nah kali ini kita akan mengulas secara singkat tentang ketiga pola triangle ini. Simak ulasannya berikut ini ya..

  1. Pola Triangle Dalam Trading Forex – Symmetrical Triangle (Segitiga Simetris)

Pola Symmetrical Triangle atau segitiga simetris terbentuk ketika terdapat kemiringan harga tinggi dan harga rendah yang mengerucut menuju satu titik. Kondisi ini terjadi karena ketidakjelasan harga apakah akan naik atau turun sehingga terjadinya konsolidasi harga di pasar.

Pembeli dan penjual yang memberikan keadaan pasar seperti ini, menjadikan harga tertinggi menuju ke arah harga terendah dan harga terendah menuju ke arah harga tertinggi. Keadaan seperti ini sangat membingungkan bagi investor untuk memtuskan akan membuka posisi apa, membuka atau menutup posisi karena ada kemungkinan terjadi breakout. Karena itu lebih baik bagi investor untuk menunggu arah breakout akan menuju ke arah mana lalu baru memutuskan langkah selanjutnya.

  1. Pola Triangle Dalam Trading Forex – Ascending Triangle

Pola Ascending Triangle bisa dianggap sebagai pola yang berkelanjutan dari trend lama / trend yang sudah berlangsung. Ascending Triangle ini membentuk seperti segitiga dengan sisi garis mendatar di atasnya yang menggambarkan grafik uptrend dan terjadinya bullish harga. Terkadang pola ini juga terbentuk pada ujung downtrend dan memberikan pertanda terjadinya pembalikan harga.

Pola ini menggambarkan bahwa uptrend sedang terjadi dengan garis trend bawah meniti terjadinya peningkatan pada level support dan sulit untuk menembus level resistance. Sehingga pergerakan harga mencoba untuk menembus pada level resistance. Ketika harga sudah menyentuh level resistance maka terjadilah uptrend.

  1. Pola Triangle Dalam Trading Forex – Descending Triangle

Pola descending triangle menempatkan posisi harga tertinggi pada suatu posisi menurun menuju pada posisi terendah. Descending Triangle juga merupakan kebalikan dari ascending triangle yaitu pola segitiga yang menggambarkan pergerakan harga yang sulit menembus level support berkali-kali sehingga terjadinya downtrend harga. Pola ini sering digunakan sebagai indikator sinyal bearish (downtrend) dalam trading forex.

Ketiga pola diatas yaitu symmetrical triangle, ascending triangle dan desecending triangle biasanya memberikan gambaran fake signals. Karena penggambarannya terkadang membuat breakout harga. Penting bagi anda untuk melihat lebih jauh jika menggunakan pola-pola ini. Seperti anda harus menunggu breakout harga menuju kemana, apakah bullish ataukah bearish kemudian anda bisa memutuskan langkah apa yang akan anda lakukan.

Selain itu anda juga harus memantau volume trading entah itu pada pola symmetrical triangle, ascending triangle maupun descending triangle. Pemantauan volume trading ini dilakukan saat breakout untuk melihat apa yang terjadi dengan pasar lalu anda dapat memutuskan langkah selanjutnya.

Ada cara lain dalam membaca posisi pola ascending triangle dan descending triangle, yaitu dengan melihat candle chart. Anda harus menunggu satu candle chart tertutup penuh diatas pola ketika pola itu ascending triangle, dan candle chart tertutup penuh dibawah pola ketika pola itu descending triangle.

Aplikasi Mobile (Non-Game) Untuk Belajar Trading Forex

Aplikasi Mobile (Non-Game) Untuk Belajar Trading Forex – Trading forex merupakan salah satu bisnis online yang sudah banyak digemari oleh masyarakat. Terbukti dengan semakin banyaknya jumlah broker forex saat ini. Semakin banyaknya persaingan, para broker forex mencoba untuk mengeluarkan produk-produk trading forex demi kemudahan trader.

Mengingat smartphone sudah merupakan hal primer bagi masyarakat saat ini. Salah satu yang dikembangkan para broker tersebut adalah dengan menciptakan aplikasi trading forex melalui aplikasi mobile. Trading forex yang diciptakan melalui mobile terdiri dari dua, yaitu versi game dan versi tutorial (non-game). Adapun 5 aplikasi game berikut yang merupakan aplikasi tutorial,antara lain:

  1. Aplikasi Mobile (Non-Game) Untuk Belajar Trading Forex – Seputar Forex

Kebanyakan aplikasi trading forex berbahasa Inggris, lalu bagaimana jika kita kurang mahir berbahsa inggris? Jangan khawatir Seputar Forex merupakan salah satu aplikasi mobile android trading forex berbahasa Indonesia. Aplikasi ini tersedia dalam Seputar Forex Apps, tersedia dalam bahasa indonesia dan berisi artikel-artikel tentang trading forex serta analisa-analisa yang bisa dijadikan referensi untuk memutuskan posisi yang akan diambil.

  1. Aplikasi Mobile (Non-Game) Untuk Belajar Trading Forex – Forex Academy

Forex academy sama halnya seperti forex school atau sekolah forex. Dalam aplikasi ini anda akan diberikan materi-materi tentang forex kemudian anda akan diberikan ujian layaknya bersekolah dalam bentuk quiz. Anda diharuskan lulus untuk mendapatkan ijazah (diploma) yang akan terpop-up secara otomatis saat anda membuka apps Forex Academy. Namun jika anda enggan untuk mengisi biodata pada formulir regristasi maka anda tidak mendapatkan ijazah tersebut.

Kelebihan dalam aplikasi Forex Academy adalah materi yang ringkas dan mudah dipahami. Sedangkan kekurangannya adalah gambar yang kurang menarik dan anda diharuskan mengisi data pribadi jika ingin mendapatkan ijazah.

Terdapat 8 menu dalam Forex Academy, namun untuk materi hanya 5 menu sedangkan 3 menu untuk regristasi mendapatkan ijazah.

  1. Aplikasi Mobile (Non-Game) Untuk Belajar Trading Forex – Learn Forex

Learn forex merupakan aplikasi mobile trading forex yang berbahasa inggris dan mendapat rating 4.0. Penyusunan materi pembelajaran Learn Forex yang singkat diikuti dengan glosarium menjadikan Learn Forex sangat berguna bagi trader pemula.

Terdapat 8 materi pembelajaran dalam aplikasi ini seperti mengenal apa itu forex, penjelasan tentang margin dan leverage sampai dengan bagaimana cara bertrading dengan akun demo. Namun aplikasi ini memiliki kekurangan yaitu terlalu singkatnya materi dan kurang menariknya gambar ilustrasi. Aplikasi ini juga mengharuskan anda selalu terkoneksi dengan internet sehingga banyak sekali iklan-iklan yang mengganggu.

  1. Aplikasi Mobile (Non-Game) Untuk Belajar Trading Forex – Forex Tutorial

Forex Tutorial berisi 4 menu utama anatara lain: Education, Demo, Signal dan Articles. Dalam menu education berisi tentang pembahasan materi-materi forex menggunakan analisis teknikal yang lengkap dan cocok bagi pemula. Pada menu education juga menjelaskan cara membaca grafik dan candlestick dalam trading forex.

Forex tutorial juga mempunyai beberapa kelemahan, seperti gambar-gambar ilustrasi yang kurang menarik. Gambar-gambar penjelasan dalam candlestick juga terlalu kecil dan tidak bisa di zoom. Menu Demo dan Signals juga mengarah pada link lain yang mengharuskan anda mendownload aplikasi lain, serta menu articles hanya terdiri beberapa artikel saja.

  1. Aplikasi Mobile (Non-Game) Untuk Belajar Trading Forex – Forex Trading Guide

Dengan aplikasi Trading Forex Guide, anda bukan hanya bisa belajar trading forex, namun bisa juga belajar trading saham dan trading binary options. Seperti halnya anda membuat akun, aplikasi Forex Trading Guide mengharuskan anda mengisikan alamat email untuk proses verifikasi akun.

Menu yang terdapat dalam aplikasi ini antara lain:

  • Academy yang berisi materi-materi pembelajaran tentang trading forex.
  • Signals yang berisi sinyal trading dalam satu hari.
  • Calculator yang berfungsi untuk menghitung margin, position size, nilai pip, Fibonacci, Gann Retracement, dan Pivot Point.

Kekurangan dari aplikasi ini adalah tidak terdapat gambar serta hanya tersedia dalam bahasa inggris.

Nah, 5 aplikasi-aplikasi diatas merupakan aplikasi trading forex non-game yang tersedia dalam versi android dan semoga bisa bermanfaat untuk anda.

Yuk Pahami Lagi Tentang Money Management Dalam Trading Forex

Yuk Pahami Lagi Tentang Money Management Dalam Trading Forex – Seperti halnya anda membuka usaha, pasti perlulah yang namanya pengelolaan keuangan atau money management. Begitupun juga dengan trading forex, anda perlu mengelola modal untuk mendapatkan profit yang diinginkan.

Money Management Dalam Trading Forex

Pengelolaan keuangan atau Money Management dalam trading forex adalah cara pengaturan modal yang dimiliki guna untuk menekan resiko yang ada dan mendapatkan keuntungan yang diinginkan. Perlunya Money Management dalam trading forex adalah untuk mendukung strategi yang anda pilih, misalnya berapa modal yang akan dikembangkan, berapa lot yang akan dikeluarkan, posisi apa yang dipilih (entry atau stop), dan berapa jumlah trading yang akan dilakukan dalam suatu waktu.

Tujuan dari Money Management sendiri sebenarnya lebih pada psikologis anda. Karena dengan adanya money management, anda bisa menargetkan jumlah minimum kerugian yang akan anda terima dari trading. Sehingga dengan adanya jumlah minimum target loss yang diperkirakan dan bisa sesuai dengan tingkat kerugian yang sanggup anda talangi maka mental anda tidak akan jatuh.

Berikut cara-cara yang harus anda lakukan jika ingin menerapkan Money Management dalam trading forex:

  1. Putuskan Nilai Modal yang Akan Anda Gunakan Dalam Trading Forex

Hal pertama yang anda lakukan adalah putuskan berapa nominal modal yang akan digunakan dalam trading dari total dana yang anda punya. Anda harus sudah mengkalkulasi nilai nominal yang dapat anda terima jika mengalami kerugian. Misalnya, anda mempunya dana $10.000 dan anda memutuskan akan melakukan trading dengan nominal modal 10% yaitu $1.000 atau setara dengan 1 lot di standard forex.

  1. Kalkulasikan Seberapa Besar Resiko yang Dapat Anda Terima Dari Modal Anda

Hal kedua yang perlu anda lakukan adalah kalkulasikan seberapa besar resiko yang dapat anda terima dari modal anda. Pada umumnya trader meresikokan modal mereka sekitar 20% dari modal yang ditradingkan dan 2% dari dana yang mereka punya. Contohnya jika modal yang anda tradingkan $1.000 maka dana yang diresikokan mengalami kerugian sebesar $200. Dengan begitu, ketika anda mengisi form order anda harus memasukan nominal stop loss pada $200.

  1. Menentukan Berapa Kali Anda Akan Bertrading Dalam Suatu Waktu

Semakin sering anda bertrading maka semakin besar resiko yang didapatkan. Misalnya dalam suatu waktu anda bertrading dengan tingkat resiko 2% dari dana yang anda dapatkan tiap tradingnya. Lalu anda akan bertrading selama 2 kali, sehingga tingkat resiko yang akan anda peroleh sebesar 4% dari dana yang anda miliki.

Namun apabila anda mendapatkan loss diatas 2% dari dana anda atau lebih dari 4% dari dana anda dengan dua kali trading pada suatu waktu. Maka anda harus berhenti dari trading untuk sementara waktu. Ini berkaitan dengan psikologis anda, jika sering mengalami loss yang berkelanjutan bisa membuat stres.

  1. Menentukan Perbandingan Risk : Reward yang Akan Anda Peroleh

Hal selanjutnya yang anda lakukan adalah menentukan tingkat resiko dan keuntungan yang anda harapkan, atau biasa disebut dengan Risk : Reward. Misal 1:3 berarti tingkat resiko yang anda kalkulasikan 1 dan mendapatkan tingkat keuntungan 3 kali lipat dibanding dari resikonya.

Money management sangat diperlukan bagi seorang trader ketika melakukan trading forex. Perlunya merancang keuntungan yang diharapkan dan resiko yang dapat diterima bisa membantu psikologis trader. Untung-rugi dalam dunia bisnis memang sudah biasa, namun alangkah lebih baiknya jika seorang trader dapat mengelola dana yang dimilikinya.

Memang dengan money management seorang trader membatasi keuntungan yang akan diperoleh karena bertrading dengan modal yang tidak banyak. Tapi ini lebih baik jika dibandingkan dengan mendapat resiko yang lebih besar dikemudian hari. Pasar memang tidak bisa kita prediksi sewaktu-waktu. Namun dengan money management seorang trader bisa membaca situasi pasar dan dapat memaksimalkan dana yang mereka punya.

Cara Menggunakan Grafik Forex Bagi Pemula

Cara Menggunakan Grafik Forex Bagi Pemula – Pada trading forex, berbagai kondisi dan pergerakan pasar umumnya akan ditunjukkan melalui grafik. Sekilas hal ini tidak terlalu sulit bagi anda. Hanya saja jenis grafik yang anda temui saat belajar trading forex sangatlah banyak. Masing-masing menunjukkan kondisi pasar serta pola-pola trading yang berbeda-beda. Oleh sebab itu bagi trader pemula, pastikan untuk mempelajari bagaimana cara membaca dan menggunakan grafik. Sebab jika anda tidak bisa memahami grafik dalam trading forex, itu sama artinya anda tidak akan bisa melakukan trading.

Cara Menggunakan Grafik Forex Bagi Pemula

Untuk mempermudah para trader pemula, berikut beberapa cara menggunakan grafik forex bagi pemula dengan mudah.

  1. Buka Platform Pada Trading Forex

Cara pertama yang bisa anda pilih untuk bisa menggunakan grafik forex adalah dengan membuka platform trading forex. Di sana anda bisa melihat tampilan tabel harga (pada bagian kiri), chart (di bagian tengah), serta fitur chart pada sisi kiri. Tampilan pada platform trading seperti ini tentu akan membantu anda menganalisis kondisi pasar yang sedang terjadi.

  1. Tetapkan Interval Waktu Yang Sesuai

Selanjutnya cara yang bisa anda pilih adalah dengan menetapkan interval waktu atau timeframe. Bagaimana interval waktu bisa membantu dalam penggunaan grafik forex? Ketika anda menggunakan grafik forex, hal pertama yang harus anda lakukan andalah memilih interval waktu. Pemilihan interval waktu bisa dilakukan menggunakan simbol ataupun huruf sesuai dengan keinginan anda. Perlu diperhatikan pula, jika interval waktu akan menandai periode per berapa lama chart mencatat harga pembukuan, penutupa, serta penentuan harga High ataupun Low.

  1. Pilih Grafik Garis Atau Grafik Candlestick

Masing-masing platform biasanya akan menyediakan jenis grafik yang berbeda-beda. seperti misalnya platform simpleFX menyediakan dua jenis, yakni grafik garis dan candlestick. Masing-masing grafik bisa anda pilih pada bagian yang terletak diatas chart. Tepat disebelah opsi interval waktu.

Jika kita melihat dengan seksama, sebenarnya menu yang tersedia pada platform hampir mirip dengan menu-menu Microsoft word, atau exel. Hanya saja, anda tentu diminta untuk memahami fungsi dari masing-masing simbol. Misalkan saja, jika tampilan dianggap terlalu kecil, anda bisa memperbesarnya dengan menekan tombol plus (+). Begitupula sebaliknya, jika tampilan dirasa cukup besar, anda bisa mengecilkannya dengan menekan tombol (-).

  1. Aktifkan Atau Menonaktifkan Crosshair

Crosshair merupakan sebuah menu yang berfungsi untuk mempertajam pandangan sasaran. Menu ini hampir mirip dengan menu pada saat anda mengedit poto pada aplikasi tertentu, yang mengharuskan anda mempertajam gambar editan. Ketika crosshair diaktifkan, maka anda akan bisa melihat bagaimana pergerakan harga. Tak hanya itu, crosshair juga akan membantu anda mengetahui titik-titik penting harga yang telah ada lewatkan sebelumnya. Tentu cara ini akan membantu anda mengetahui bagaimana kondisi pasar berjalan. Sebaliknya, jika dianggap tidak perlu, anda bisa menonaktifkan crosshair.

  1. Membuat Trendline Atau Channel

Terakhir yang bisa anda lakukan adalah dengan menarik garis trendline atau channel. Cara ini bisa anda lakukan untuk mengetahui bagaimana kondisi pasar saat ini. Perhatikan level-level rendah (low), ataupun level-level tinggi (high) yang mencolok diatas chart. Kemudian anda bisa menghubungkannya dengan tools bergambar garis vertical, horizontal, diagonal, serta channel pada bagian crosshair.

Secara umu, garis trendline sudah bisa digunakan sebagai patokan dalam jual beli, karena disini anda bisa memperkirakan dua kemungkinan. Kemungkinan pertama, harga mungkin akan mengalami penurunan hingga garus trenline kuning. Pada kondisi ini anda bisa melakukan jual, lalu take profit ketika harga telah mendekati garis trenline. Kemungkinan kedua, harga juga bisa naik lebih tinggi dari posisi semula, sehingga untuk mendapat keuntungan anda harus melakukan pembelian (buy).

Semoga informasi tentang cara menggunakan grafik forex bagi pemula

 

Cara Menentukan Stop Loss Dalam Trading Forex

Bagaimana Sih Cara Menentukan Stop Loss Dalam Trading Forex – Sebagai trader forex tentu anda pernah mendengar tentang stop loss kan? Nah apakah anda juga menggunakan stop loss dalam trading? Faktanya, ada beberapa trader yang merasa bahwa keputusan menaruh stop loss ini adalah pilihan yang tidak tepat. Ini karena dengan meletakkan stop loss berarti mereka (trader) menerima kerugian yang terjadi. Kondisi inilah yang membuat beberapa trader lebih memilih mengabaikan stop loss dan fokus pada strategi trading yang mereka pilih.

Cara Menentukan Stop Loss Dalam Trading Forex

Apakah anda termasuk trader yang suka memanfaatkan stop loss sebagai bagian dari strategi trading? Jika iya, maka anda harus tahu bagaimana cara menentukan stop loss dalam trading forex. Faktanya, meskipun penempatan stop loss berpengaruh cukup signifikan dalam trading forex, tapi masih banyak trader yang tidak tahu cara menentukan stop loss dalam trading forex.

Sebagai seorang trader tentu anda tidak ingin menutup posisi terlalu awal sehingga tidak bisa memaksimalkan profit atau malah anda menutup posisi trading terlalu akhir sehingga mengakibatkan kerugian besar. Untuk menghindari hal-hal inilah makanya anda perlu tahu bagaimana cara menentukan stop loss agar bisa menguntungkan trading anda dengan maksimal. Berikut ini adalah sedikit ulasan tentang beberapa cara menentukan stop loss dalam trading forex yang bisa anda pertimbangkan:

1. Cara Menentukan Stop Loss Menggunakan Margin Call dan Stop Out

Apakah anda sudah familiar dengan kedua istilah ini? Keduanya merupakan nama bagi level-level harga peringatan dari broker untuk menutup otomatis posisi trading karena jumlah dana di dalam akun dianggap tidak bisa digunakan untuk mempertahankan posisi. Biasanya saat dana dalam akun tersisa 20%-80%, peringatan ini akan diberikan oleh broker forex.

Jadi dalam cara pertama ini, anda sebagai trader tidak menetapkan level stop loss sendiri. Lebih dari itu, anda akan mengikuti margin call dan stop out yang sudah ditentukan oleh broker forex. Cara pertama ini biasanya dipilih oleh trader pemula yang belum paham tentang cara menentukan stop loss sendiri.

2. Cara Menentukan Stop Loss Berdasarkan Konsep Money Management

Cara kedua yang bisa anda gunakan adalah dasar dari konsep money management. Salah satunya, dalam teori money management yang paling sederhana, tertulis bahwa trader sebaiknya tidak meresikokan dana lebih dari 2%-3%. Dengan konsep ini berarti anda bisa menempatkan stop loss di skala angka tadi. Mengingat ada begitu banyak konsep money management yang ada, maka anda juga bebas memilih konsep mana yang akan anda terapkan.

3. Cara Menentukan Stop Loss Berdasarkan Analisa Teknikal

Cara selanjutnya yang bisa anda gunakan untuk menentukan stop loss adalah dengan analisa teknikal. Analisa ini memanfaatkan grafik dan indikator yang sudah ada dalam software trading yang anda gunakan. Selain memanfaatkan grafik dan indikator, anda juga bisa menggunakan teknik-teknik analisa teknikal yang lain. Beberapa contoh teknik analisa teknikal yang bisa anda gunakan seperti Pivot Points ataupun Fibonacci Retracement dan lain sebagainya. Pemilihan teknik ini tinggal anda sesuaikan dengan strategi trading yang anda gunakan.

Nah, dari ketiga cara di atas, cara mana yang menurut anda sesuai dengan gaya trading anda? Lalu bagi anda yang selama ini tidak menggunakan stop loss, apakah sekarang anda tertarik untuk memanfaatkannya? Ayo bagikan opini anda di kolom komentar..

Belajar Trading Forex Tanpa Akun Demo? Anda Berani?

Belajar Trading Forex Tanpa Akun Demo? Anda Berani? – Cara terbaik untuk belajar trading forex adalah dengan mempelajari segala tentang trading forex dari berbagai sumber. Lalu dilanjutkan dengan trading di akun demo dan akun live. Benarkah seperti ini? Jawabannya, relatif karena ketiga cara tadi bisa berdiri masing-masing. Jika anda menggabungkannya tentu hasilnya bisa saja lebih baik atau lebih buruk dibandingkan menggunakan salah satu atau dua cara di atas.

Faktanya, apakah anda tahu bahwa sebenarnya seorang trader bisa belajar trading forex tanpa akun demo? Ini benar dan anda harus mengetahuinya. Dalam trading forex, setiap langkah yang anda ambil harus diperhitungkan dengan masak. Perhitungan ini tentu tidak berarti anda harus bersikap bodoh. Dalam hal ini pengenalan trading biasa dilakukan melalui akun demo dan akun live. Namun tahukah anda bahwa kedua akun ini sangat berbeda dan anda bisa mendapat pelajaran trading lebih baik dari trading live.

Nah, untuk anda yang sepakat dan berniat untuk melewatkan belajar trading di akun demo, maka ikuti beberapa tips berikut ini:

1. Siapkan Dana Khusus

Dalam trading forex, dana yang anda gunakan haruslah dana yang siap hilang. Kerugian adalah hal biasa dalam trading forex dan anda harus menyadari bahwa tidak ada yang gratis dalam dunia ini termasuk dalam trading forex. Sebagai langkah awal, anda bisa menggunakan modal kecil untuk akun mini atau akun mikro. Dengan melewatkan akun demo, tentu anda harus berhati-hati dalam mengelola dan menggunakan uang bukan?

2. Tentukan Persentase Resiko

Sama halnya dengan memulai menggunakan akun bermodal kecil seperti akun mini dan akun mikro. Maka anda juga harus menyesuaikan persentase resikonya. Anda bisa memulai dari resiko kerugian paling kecil kemudian menambahnya secara bertahap dan menyesuaikan dengan kemampuan trading. Ingat, bahwa sebagai trader pemula anda harus beradaptasi terlebih dahulu dengan platform trading.

3. Siapkan Mental

Dengan melewatkan belajar trading forex melalui akun demo dan langsung ke live trading, maka pastikan anda sudah menyiapkan mental. Mental untuk apa? Untuk menderita kerugian pastinya. Ingat dalam trading kerugian adalah hal yang biasa dan anda memang harus terbiasa dan bisa menanganinya dengan baik. Trading dengan uang sesungguhnya akan membuat emosi anda naik turun dan dari sinilah mental anda akan ditempa.

4. Buat Rencana Trading dan Konsisten

Dalam trading forex, rencana merupakan aspek yang vital dan tak tergantikan. Berusahalah untuk membuat rencana trading dan konsistenlah terhadap rencana tersebut. Jangan sekalipun berpikir unutk menjadikan frekuensi masuk pasar sebagai parameter kesuksesan trading. Lebih dari itu akumulasi hasil trading dalam jangka panjang adalah yang harus anda perhatikan.

5. Pilih Metode Trading Paling Sederhana

Saat anda yakin untuk melewatkan belajar trading forex melalui akun demo, tentunya anda harus terjun ke live trading dengan uang sungguhan. Anda tidak memiliki kesempatan untuk menguji coba metode-metode yang mungkin cocok dengan anda. Untuk itulah, anda sebaiknya menggunakan metode trading yang paling simpel. Jangan termakan dengan bujukan trader lain tapi lebih fokus pada kemampuan dan pemahaman anda terhadap suatu metode. Salah satu metode yang banyak disarankan untuk trader pemula adalah metode price action.

Nah, untuk anda yang tidak yakin dengan terjun langsung di live trading sepertinya belajar di akun demo untuk 1 atau 2 bulan tetap bisa dicoba. Toh, tidak ada yang mengharuskan anda untuk melewatkan kesempatan mencicipi akun demo kan? Tapi ingat, bahwa anda juga harus mengerti dan memahami resiko terlalu lama trading di akun demo ya..

Forex dan Valas adalah suatu Perdagangan yang Beresiko Tinggi, yang mungkin tidak cocok untuk sebagian Trader yang Belum Berpengalaman