Perubahan Drastis Mata Uang

Perubahan Drastis Mata Uang – Sebagai pembuka ulasan ini mari kita mengingat tentang fluktuasi masal yang terjadi di pasar mata uang antara tahun 2000 dan 2010 silam. Saat itu beberapa mata uang terlihat naik secara dramatis dan sebagian lainnya jatuh tanpa aba-aba. Hal ini tidak mengisolasi ekonomi berkembang tapi ini berdampak pada mata uang cadangan dunia dan perekonomian terbesar di planet ini.

Tren mammoth dalam mata uang memainkan peran besar dalam bagaimana lifestyle seseorang dan bagaimana perusahaan dan negara menjalankan bisnisnya. Pada dekade terakhir, Jepang, Kanada dan zona Eropa melihat pergerakan besar dalam mata uang mereka yang terkait dengan dolar A.S.. Mega tren dalam pasangan mata uang likuid ini bisa jatuh karena perubahan drastis mata uang.

Saat kita menyadari bahwa teori ekonomi tidak sepenuhnya bisa memprediksi apa yang akan terjadi dalam pasar forex. Maka penting bagi kita untuk menggunakan strategi lainnya. Sebenarnya ada 3 metode lain yang bisa digunakan untuk membantu menebak arah pergerakan mata uang dan menjelaskan mega tren yang terjadi. Simak ulasan tentang ketiga metode tersebut berikut ini:

  1. Bias Satu Mata Uang DIbandingkan Dengan Mata Uang Lain

Jika perbandingan antara negara dengan negara lain bisa berguna, tapi dalam hal nilai tukar maka melihat bias dalam satu mata uang terhadap mata uang lain akan lebih berguna. Ketika satu mata uang dibandingkan dengan mata uang lain maka tampilan dalam gepokan mata uang lain itu bisa menjelaskan pergerakan dalam pasangan mata uang secara spesifik.

Dolar A.S. adalah mata uang yang populer. Sebagai mata uang cadangan dunia, ia akan melewati tren jangka panjang yang bisa mempengaruhi nilai tukar dari mata uang negara lain.

  1. Input Ekonomi Utama

Beberapa mata uang memiliki input utama yang besar sehingga bisa merubah secara signifikan arah dari pergerakan mata uang. Sebagai contoh harga komoditas berkaitan dengan negara seperti Kanada dan Australia. Korelasi antara USD/CAD dan harga minyak adalah jika harga minyak naik maka dolar akan turun dan dolar Kanada akan naik. Faktanya tidak hanya harga minyak yang bisa berdampak pada dolar Kanada. Lebih dari itu kondisi atau jumlah ekspor minyak juga bisa berpengaruh.

  1. Kebijakan Pemerintah

Kebijakan pemerintah meliputi kebijakan moneter, neraca pembayaran dan asset asing serta hutang juga harus dipantau. Sementara nilai tukar sangat spekulatif, penggerak utama untuk melihat apa yang akan terjadi di masa depan semuanya bergantung pada persepsi masing-masing orang.

Kebijakan moneter dan suku bunga memiliki dampak pada nilai tukar. Peningkatan suku bunga tidak selalu memiliki efek yang sama pada satu pasangan mata uang. Tapi peningkatan suku bunga yang berbeda antara dua mata uang secara umum akan meningkatkan volatilitas dalam pasangan mata uang tersebut.

Meningkatkan suku bunga dapat mengapresiasi mata uang karena speculator akan mencari tingkat pengembalian yang lebih tinggi lagi. Neraca pembayaran yang tidak imbang juga bisa berdampak pada mata uang. Ini karena defisit yang besar bisa membuat negara asing berhati-hati dalam mengakumulasi mata uang. Akumulasi yang lambat akan mengurangi permintaan dan mendorong speculator untuk melakukan aksi jual.

Faktanya perubahan atau pengembalian dari suatu mata uang bukanlah satu-satunya faktor. Neraca sebuah negara dan mata uang cadangan apa yang mereka pegang paling banyak serta hutang adalah elemen-elemen yang sangat penting.

Perubahan mata uang seringkali jauh dari logika karena bergerak secara ekstrem. Satu alasan yang tepat adalah karena spekulasi mengikutsertakan transaksi dalam jumlah banyak. Saat Anda menganalisa mata uang, seringkali ada bayangan berlebih dari bias yang mempengaruhi mata uang terhadap mata uang lain. Mata uang tertentu juga terpengaruh oleh input utama. Seperti misalnya, dolar Kanada yang terpengaruh dengan harga minyak dan jumlah ekspor. Atau Jepang dengan tingkat suku bunga yang rendah.

Sebagaimana trader forex akan mengambil keuntungan dari fenomena ini, tentu kondisi ini bisa mendorong harga jauh dari perhitungan matematika kita semua. Akhirnya mega tren akan terjadi dan penting bagi bank serta pemerintah untuk menyediakan informasi dan membuat kebijakan yang bisa mempengaruhi ekspektasi trader di masa mendatang.

Semoga informasi tentang perubahan drastis mata uang di atas bermanfaat untuk Anda..

Kenapa Franc Swiss Bisa Menjadi Media Investasi yang Bagus?

Kenapa Franc Swiss Bisa Menjadi Media Investasi yang Bagus? – Jika di ulasan sebelumnya kita sudah membahas mengenai berbagai perkembangan yang membuat franc Swiss menjadi sebuah mata uang yang aman. Maka kini kita akan beralih pada topik alasan yang membuat franc Swiss menjadi media investasi yang bagus.

Faktanya ada beberapa poin yang membuat franc Swiss menjadi media investasi yang bagus dan aman untuk Anda. Yuk kita simak ulasannya berikut ini:

  1. Ekosistem Ekonomi dan Geopolitik Swiss

Swiss merupakan salah satu negara yang memiliki sistem ekonomi kuat. Perekonomian yang kuat ini membuat Swiss nyaman dengan tingkat pertumbuhan yang terbatas tapi tetap realistis dan kebutuhan yang terkontrol dengan baik. Keuntungan yang dimiliki oleh Swiss dimulai dengan takdirnya yang merupakan sebuah negara kecil.

Populasi yang terbatas, eksploitasi sumber daya alam yang tidak berlebih dan juga permintaan investassi terbatas khususnya untuk sektor agrikultur ikut mendukung pertumbuhan ekonomi yang stabil. Semua ini adalah kunci utama kestabilan franc Swiss. FYI Swiss adalah kreditur terbesar ke-7 untuk Amerika Serikat lho.

  1. Identik Dengan Surplus

Pendapatan yang dimiliki Swiss selalu melebihi pengeluarannya sehingga membuat neraca Swiss selalu surplus. Ini membuat franc Swiss menjadi lebih stabil. Ekonomi tidak dimaksudkan untuk membuat investasi besar. Lebih dari itu keseluruhan ekosistem yang nyaman membuat sebuah mata uang lebih stabil.

  1. Alternatif Untuk Emas

Inflasi adalah salah satu kunci utama yang menjadi alasan mengapa investor sering mengalihkan danannya ke emas. Menjadi komoditas yang digunakan sebagai cadangan di seluruh dunia membuat emas menjadi batasan yang baik untuk inflasi. Melihat sejarah inflasi yang terjadi di Swiss, ini akan menuntun Anda pada kesimpulan bahwa franc Swiss adalah investasi yang baik dan menguntungkan.

  1. Kebijakan Moneter Independen

Anda harus tahu bahwa franc Swiss tidak di back-up oleh emas. Bank Sentral Swiss bisa mencetak uang sebanyak yang mereka butuhkan untuk cadangan. Secara efektif hal ini merupakan bentuk dari QE yang membuat bank sentral untuk mengontrol nilai mata uangnya dengan bebas. Singkatnya, krisis hutang Eropa membuat permintaan franc Swiss dari negara zona Eropa meningkat. Kondisi ini membuat nilai franc Swiss meraih limit yang lebih tinggi.

  1. Hutang Pasar Kecil

Satu lagi keuntungan ekonomi yang dimiliki oleh Swiss, yaitu ukuran hutang pasar yang kecil. Bayangkan saja jika negara dengan perekonomian besar seperti Rusia dan Jerman bersedia untuk mengalihkan cadangan mata uangnya dalam hutang Swiss maka ini secara efektif akan mengontrol hutang Swiss. Karena hutang yang kecil inilah maka Swiss tidak membutuhkan dana asing. Kondisi ini membuat ekonomi Swiss tetap terlindungi dan nilai franc Swiss tetap stabil.

  1. Faktor Pendukung Lain

Beberapa faktor lain seperti GDP yang sehat, tidak defisit, tingkat pengangguran rendag, kontribusi signifikan dari sektor pelayanan keuangan, pendapatan perkapita yang tinggi dan menjadi destinasi utama untuk dana-dana dengan jumlah besar melalui akun bank rahasia membuat franc Swiss layak menyandang predikat media investasi yang aman.

Franc Swiss bisa dibilang sangat populer di kalangan investor yang mencari aman untuk dana yang dimiliki. Terlepas dari itu semua, perekonomian Swiss sepertinya akan tetap berkisar pada hutang yang rendah, pertumbuhan ideology yang rendah dan akan tetap berlanjut sebagai destinasi banking utama. Semua ini mengarah pada kestabilan franc Swiss sebagai sebuah media investasi untuk beberapa tahun ke depan.

Anda berminat untuk berinvestasi dalam mata uang ini?

Berinvestasi Pada Franc Swiss

Berinvestasi Pada Franc Swiss – Saat ini ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk menginvestasikan dana yang Anda miliki. Setiap jenis investasi yang ada pun sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan. Anda sebagai investor harus jeli dan peka terhadap setiap kelebihan dan kekurangan yang ditawarkan. Keuntungan memang sangat menggiurkan untuk diraup. Tapi menanggung resiko kerugian yang besar juga patut untuk dipertimbangkan sebelum benar-benar terjun ke dalam investasi tersebut.

Dalam rangka antisipasi atau keamanan dana yang dimiliki, seseorang, organisasi besar dan juga negara seringkali memanfaatkan emas dan juga mata uang asing sebagai pilihan untuk menyimpan dana mereka. Untuk mata uang, dolar A.S. masih menjadi pilihan utama, tapi franc Swiss juga tidak kalah menggoda untuk Anda lirik sebagai alternatif.

Kriteria Terbaik Investasi

Setiap investor di dunia ini selalu mencari pengembalian ataupun keamanan prima saat menginvestasikan dana mereka. Obligasi dikenal dengan keamanannya tapi pengembaliannya cukup rendah. Saham dan instrument keuangan lain ada yang menawarkan tingkat pengembalian lebih tinggi tapi sektor keamanan sedikit lemah.

Anda harus tahu bahwa inflasi adalah musuh lain yang sering memangkas tingkat pengembalian sebuah investasi. Setiap investor selalu mencari asset yang mampu menyediakan keseimbangan antara proteksi dari inflasi, keamanan dari resiko dan juga tingkat pengembalian yang potensial. Memang cukup sulit untuk bisa menemukan jenis investasi yang mengandung kriteria di atas.

Emas dan dolar A.S. sudah sejak lama menjadi sasaran penyimpanan dana bagi investor. Tapi saat ini sepertinya Anda layak untuk melirik franc Swiss karena mata uang yang satu ini bisa dibilang memiliki ketiga kriteria yang sudah kita bahas di atas.

Perkembangan Franc Swiss

Untuk lebih jauh mengetahui kondisi franch Swiss, tentu Anda harus mempertimbangkan beberapa hal yang bisa membuat mata uang ini meraih status sebagai media investasi yang aman dan stabil. Yuk kita simak ulasan tentang perkembangan franch Swiss berikut ini:

  1. Dampak Sanksi Rusia

Anda tentu tahu bahwa Rusia mendapat sanksi dari juga Amerika Serikat dan juga perlawanan dari EU. Fakta ini membuat Rusia terjepit mengingat negara Beruang ini mendapatkan banyak uang dengan menjual minyak dan gas. Kondisi ini membuat Rusia harus mencari alternatif selain dolar A.S. dan juga sekuritas yang berbau A.S..

Kemudian penolakan ruble Rusia juga ikut mendorong investor dan pebisnis Rusia untuk mencari mata uang lain yang lebih aman. Pencarian mata uang teraman setelah dolar A.S. akhirnya jatuh pada franc Swiss. Bahkan kabarnya, pemerintah Rusia sedang mempertimbangkan untuk mengalihkan mata uang cadangan negara dari dolar A.S. menjadi franc Swiss. Keadaan ini benar-benar membuat franc Swiss berada di atas angin tentunya..

  1. Krisis Utang Eropa

Selanjutnya ada krisis utang eropa yang terjadi di tahun 2009 hingga 2013 lalu. Dari kejadian ini terlihat jelas bahwa ada aliran dana yang luar biasa banyak mengalir dari negara-negara yang Eropa terdampak menuju ke Swiss. Dari sini sepertinya negara-negara di Eropa mencoba untuk mengamankan mata uang mereka menuju franc Swiss.

  1. Krisis Keuangan Global

Krisis yang cukup menggemparkan ini terjadi di tahun 2008 lalu. Semua ini berasal dari Amerika Serikat dan berhasil mengguncang perekonomian dunia. Peristiwa ini ikut membuat aliran dana dari mata uang dolar A.S. dan sekuritas A.S. beralih ke asset Swiss.

Dari penjelasan di atas, apakah sekarang Anda berpikir bahwa franc Swiss adalah media investasi yang baik? Kita akan menemukan jawabannya di ulasan selanjutnya.. Sampai jumpa lagi!!

Ini yang Harus Diketahui dari Dolar Kanada

Ini yang Harus Diketahui dari Dolar Kanada – Trading forex sudah menjadi salah satu lahan subur untuk para investor dan speculator. Tidak hanya para profesional, tapi orang awam juga banyak yang terjun ke dalam trading forex demi bisa memperoleh keuntungan besar. Kemudahan akses pasar, likuiditas, leverage dan juga promosi trading bebas komisi membuat semua orang kalap untuk terjun ke pasar ini bahkan tanpa persiapan yang cukup. Inilah yang membuat banyak trader forex gagal tidak hanya di percobaan pertama tapi juga seterusnya.

Sebelum Anda melakukan hal yang sama, sebaiknya mulailah untuk mempelajari berbagai hal tentang pasar dan trading forex. Bekali diri Anda dengan pengetahuan, skill serta strategi yang mumpuni. Salah satu hal yang wajib untuk Anda ketahui adalah tentang seluk beluk mata uang. Khususnya mata uang yang Anda pilih untuk diperdagangkan. Nah untuk membantu Anda membekali diri, berikut ini adalah ulasan singkat mengenai loonie atau dolar Kanada.

Mengenal Dolar Kanada “Loonie”

Dari sekian banyak mata uang yang ada di dunia ini, hanya ada 7 mata uang utama yang diperdagangkan dalam trading forex. Salah satunya adalam dolar Kanada. Selain menjadi favorit di kalangan trader, dolar Kanada juga memegang predikat sebagai mata uang cadangan ke-6 yang paling banyak disimpan oleh negara-negara di dunia.

Meskipun dalam trading forex dolar Kanada termasuk mata uang utama. Tapi faktanya dari segi GDP, Kanada hanya berada di posisi ke-10 di seluruh dunia. Selain itu populasi sektor ekonomi utama Kanada juga termasuk rendah. Tapi hal ini tidak menghalangi Kanada untuk bisa berada di posisi ke-9 dalam kategori jumlah ekspor dalam dolar A.S..

Bank sentral yang ada di balik mata uang dolar Kanada adalah Bank of Canada. Bank sentral ini juga memiliki misi untuk menemukan keseimbangan antara kebijakan yang akan mengurangi pengangguran dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang sedang dihampiri inflasi. FYI sejak tahun 1998 Bank of Canada tidak lagi mengintervensi mata uang lho. Ini karena pemerintah memutuskan bahwa intervensi tidak efektif.

Ekonomi di Balik Dolar Kanada

Selama 20 tahun terakhir ini Kanada telah mengalami pertumbuhan yang cukup kuat. Terhitung di awal tahun 90-an dan 2009 Kanada mengalami resesi. Kanada juga seringkali mengalami inflasi tinggi. Tapi kebijakan fiscal yang lebih baik dan keadaan rekening berjalan yang terus membaik membuat Kanada bisa mengatasi semuanya.

Selain itu trader juga harus bisa menganalisa situasi ekonomi di Kanada. Penting bagi trader untuk mempertimbangkan eksposure Kanada terhadap komoditas. Kanada adalah penghasil petroleum, mineral, produk-produk kayu dan biji-bijian. Aliran perdagangan dari ekspor komoditas ini bisa sangat mempengaruhi sentiment investor terhadap loonie. Semua data tentang ekspor dan teman-temannya ini bisa Anda dapatkan dengan mudah di internet.

Sebagai trader Anda juga harus memahami tentang hubungan kuat antara Kanada dan Amerika Serikat. Kedua negara ini terhitung sama-sama saling bergantung dalam hal ekspor dan impor. Trader dolar Kanada harus memantau berbagai hal berbau ekonomi dan politik yang terjadi di Amerika Serikat juga.

Menariknya hubungan antara kedua negara (Kanada dan Amerika Serikat) ini bisa berbeda. Struktur pasar keuangan Kanada berhasil membantu negara keluar dari berbagai masalah yang berdampak buruk bagi Amerika Serikat. Di sisi lain, perkembangan teknologi yang lebih lambat membuat perekonomian Kanada relatif melemah selama perkembangan teknologi besar-besaran di AS tahun 1990-an silam.

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda..

Faktor Ekonomi yang Bisa Depresiasi Dolar AS

Faktor Ekonomi yang Bisa Depresiasi Dolar AS – Depresiasi mata uang untuk dolar A.S. yang akan kita bahas di sini lebih merujuk kepada penurunan nilai dolar terhadap mata uang lain. Sebagai contoh jika nilai penukaran 1 dolar A.S. ke rupiah adalah Rp. 13.500,-. Dan kemudian saat ini nilai tukar 1 dolar A.S. ke rupiah menjadi Rp. 12.500,- maka bisa dibilang bahwa dolar A.S. kehilangan nilainya terhadap rupiah. Inilah yang disebut dengan depresiasi dolar AS.

Depresiasi Dolar AS

depresiasi dolar as

Faktanya ada banyak sekali faktor ekonomi yang bisa berkontribusi terhadap depresiasi dolar AS. Kita akan membahas mengenai beberapa faktor ekonomi yang bisa mendepresiasi dolar A.S. berikut ini:

  1. Kebijakan Moneter

Di AS, the Fed mengimplementasikan kebijakan politik untuk menguatkan atau melemahkan dolar A.S.. Pada tingkat paling dasar, implementasi dari kebijakan moneter yang mudah akan melemahkan dolar yang berujung dengan depresiasi. Sebagai contoh jika the Fed menurunkan tingkat suku bunga maka ini bisa dikategorikan sebagai kemudahan. Kemudahan ini terjadi saat bank sentral memangkas suku bunga dan mendorong investor untuk meminjam uang.
Mengingat dolar A.S. adalah mata uang kertas di mana tidak diback up oleh komoditas seperti emas dan perak. Maka saat lebih banyak uang diterbitkan maka hukum permintaan dan penawaran berlaku sehingga bisa membuat nilai uang yang ada berkurang.

  1. Inflasi

Ada hubungan tak terlihat antara suku bunga A.S. dengan partner dagang dan juga penurunan serta peningkatan nilai mata uang. Inflasi yang lebih tinggi akan mendepresiasi mata uang karena terjadi peningkatan biaya barang dan jasa. Meningkatnya harga barang akan membuat permintaan berkurang. Dengan begini maka barang impor akan menjadi lebih menarik untuk konsumen yang negaranya sedang mengalami inflasi tinggi.

  1. Permintaan Mata Uang

Perlu Anda ingat bahwa ketika mata uang suatu negara terus mengalami permintaan maka mata uang itu akan tetap kuat. Salah satu cara yang bisa membuat suatu mata uang tetap memiliki permintaan tinggi adalah dengan mengekspor produk ke negara lain dan meminta pembayaran dalam bentuk mata uang si pengekspor. Kondisi ini tentu sedikit berbeda dengan Amerika Serikat. Mengingat, jumlah ekspor A.S. tidak jauh lebih banyak dari impornya sendiri.

Meski begitu, lalu kenapa dolar A.S. tetap mengalami permintaan yang tinggi? Jawabannya mudah saja. Dolar A>S. adalah mata uang cadangan yang digunakan oleh banyak negara di dunia untuk membeli komoditas seperti emas dan minyak. Jadi saat dolar A.S. masih berposisi sebagai mata uang cadangan, maka posisi mata uang ini akan tetap kuat.

Depresiasi dolar AS bisa saja terjadi jika suatu saat para penjual komoditas lebih memilih menggunakan mata uang cadangan lain seperti euro atau yuan misalnya.

  1. Pertumbuhan Ekonomi yang Lambat

Ekonomi yang kuat identik dengan mata uang yang kuat juga. Sebaliknya ekonomi yang lemah akan identik dengan mata uang yang lemah. Pertumbuhan ekonomi yang menurun dan berkurangnya keuntungan perusahaan bisa membuat para investor menarik dananya dan mengalihkan ke negara lain. Berkurangnya ketertarikan investor pada sebuah negara akan berakibat pada pelemahan mata uang itu sendiri.

  1. Jatuhnya Harga Ekspor

Saat harga dari sebuah produk utama ekspor jatuh maka depresiasi mata uang bisa terjadi. Sebagai contoh dolar Australia akan melemah ketika harga emas jatuh. Hal ini sangat lumrah terjadi karena Australia adalah negara penghasil emas terbesar di dunia. Lalu bagaimana dengan dolar A.S.? Seperti kita tahu bahwa dolar A.S. digunakan sebagai mata uang untuk pembayaran komoditas seperti emas dan minyak. Jadi jika harga ekspor kedua komoditas ini jatuh maka bisa dipastikan depresiasi dolar AS akan terjadi.

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk trading forex Anda..

Laporan-Laporan Ekonomi yang Berdampak Pada Euro

Laporan-Laporan Ekonomi yang Berdampak Pada Euro – Euro menjadi mata uang kedua yang paling sering diperdagangkan dalam trading forex setelah dolar A.S.. Fakta ini tentu membuat para trader baru ikut memfokuskan diri ke mata uang yang satu ini. Namun Anda harus menyadari bahwa melakukan trading menggunakan euro tidaklah semudah yang dibayangkan. Anda harus mampu memantau dan membaca berbagai macam hal yang bisa mempengaruhi pergerakan mata uang yang satu ini.

Euro adalah mata uang gabungan yang digunakan oleh sekitar 17 negara di zona Eropa di mana nilai GDP nya jelas sangat besar. Di tahun 2010 silam saja total keseluruhan GDP ke-17 negara sudah lebih dari 12 triliun. Dari poin ini Anda tentu tahu bahwa ada ratusan laporan ekonomi yang dikeluarkan oleh zona eropa setiap tahunnya. Dan ini penting untuk Anda pantau jika memang euro menjadi mata uang pilihan Anda. Kabar baiknya meskipun euro digunakan oleh 17 negara tapi Anda bisa memfokuskan diri pada laporan-laporan ekonomi Jerman, Perancis, Italia dan Spanyol. Keempat negara ini bisa dibilang mewakili zona Eropa karena memiliki porsi hingga ¾ dari total GDP.

Nah untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah beberapa laporan yang harus Anda pantau saat melakukan trading euro:

  1. Laporan Ekonomi – Harga dan Inflasi

Sudah menjadi rahasia umum bahwa inflasi adalah faktor kunci yang bisa mempengaruhi semua mata uang termasuk euro. Secara umum, negara dengan tingkat inflasi tinggi akan mendepresiasi mata uangnya agar harga barang tetap stabil. Inflasi yang lebih dari yang diekspektasikan akan membuat bank sentral meningkatkan suku bunga demi bisa mengatasi inflasi.

Kunci utama untuk bisa mengukur tingkat inflasi di zona Eropa adalah dengan menggunakan Indeks Harga Konsumen (CPI). Indikator ini akan menghitung harga barang yang kemungkinan besar akan dibeli oleh setiap rumah tangga. Penting untuk diingat bahwa Anda harus lebih fokus pada laporan CPI yang dirilis oleh Jerman dan Perancis.

  1. Laporan Ekonomi – Kepercayaan dan Sentimen

Cara lain yang bisa ditempuh untuk bisa mengetahui kondisi ekonomi di zona Eropa adalah dengan melihat laporan kepercayaan dan sentiment. Salah satu laporan yang harus Anda ikuti adalah Survei ZEW Jerman di mana laporan ini disiapkan oleh Pusat Penelitian Ekonomi Eropa setiap bulannya. Survey ini menggunakan sampel lebih dari 350 ahli keuangan dari zona Eropa, Jepang, Inggris dan Amerika Serikat. Hasil dari survey ini bisa positif, negatif atau sama sekali tidak ada perubahan. Secara keseluruhan hasil survey ini akan menunjukkan apakah para ahli dan analis merasa optimis atau pesimis terhadap ekonomi Eropa.

Jika angka ZEW berada di atas nol maka indikasinya optimis dan jika angkanya berada di bawah nol maka indikasinya pesimis.

  1. Laporan Ekonomi – Kebijakan Moneter

Setiap maya uang selalu dipengaruhi oleh kebijakan moneter dari maisng-masing bank sentral. Khusus untuk euro, keputusan tentang suku bunga yang diambil oleh Bank Sentral Eropa bisa memberikan dampak yang sangat signifikan lho. Jika Anda melakukan trading dengan euro maka konferensi pers Bank Sentral Eropa menjadi salah satu acara yang harus Anda ikuti. Hal ini karena perubahan tingkat suku bunga selalu diantisipasi dengan baik sebelumnya oleh pasar.

Ingat saja jika Anda mendengar kata “hawkish” disebut maka ini berkaitan dengan inflasi yang bisa meningkatkan suku bunga ke depannya. Kondisi ini akan baik untuk euro. Namun sebaliknya jika Anda mendengar kata “dovish” maka ini berarti inflasi yang terjadi tidak liar dan suku bunga akan sedikit berkurang.

Selain ketiga laporan di atas, Anda juga harus fokus pada laporan-laporan pertumbuhan ekonomi seperti GDP zona Eropa dan juga laporan Neraca Pembayaran. Khusus untuk neraca pembayaran ini, Anda bisa fokus pada Neraca Perdagangan Zona Eropa, Rekening Berjalan Jerman dan juga Rekening Berjalan Perancis.

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda semua..

 

Yuk Kenal Lebih Dekat Dengan Franc Swiss

Yuk Kenal Lebih Dekat Dengan Franc Swiss – Dari sekian banyak jenis mata uang yang diperdagangkan dalam trading forex, franc Swiss adalah salah satu yang memiliki tempat khusus di kalangan trader. Saat kondisi ekonomi di A.S. dan Eropa  sedang tidak bagus, maka franc Swiss bisa menjadi alternatif yang menggoda. Nah sebagai informasi tambahan kali ini kita akan mengulas mengenai franc Swiss.

Pengenalan Franc Swiss

Swiss dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki perekonomian stabil. Selain itu Swiss juga memiliki grafik yang cukup bagus di mata komunitas keuangan global. Kondisi ini secara tidak langsung ikut membuat franc Swiss memiliki predikat yang sama di mata global. Franc Swiss bisa dikatakan sebagai salah satu mata uang yang paling sering diperdagangkan dalam pasar forex. Lebih tepatnya mata uang resmi negara Swiss ini berada di posisi ke-6.

Sebenarnya posisi ke-6 ini cukup mengesankan lho, mengingat GDP Swiss hanya menduduki peringkat ke-19 di seluruh dunia. Tapi fakta bahwa Swiss memiliki reputasi yang konservatif dan bijaksana membuat franc Swiss disebut sebagai mata uang cadangan yang tidak biasa.

Sama halnya dengan negara-negara lain , Swiss juga memiliki bank sentral yang berada di baliknya yaitu Bank Nasional Swiss. Sesuai dengan reputasi Swiss sebagai negara dengan manajemen ekonomi yang konservatif dan tenang, maka Bank Nasional Swiss memiliki target yaitu tingkat inflasi yang konsisten berada di sekitar 2% saja.

Ekonomi Di Balik Franc Swiss

Sudah menjadi rahasia umum bahwa ekonomi Swiss tidaklah besar. Tapi secara keseluruhan semuanya tumbuh dengan signifikan di mata komunitas perbankan global. Pelayanan keuangan di Swiss menyumbang sekitar 11% dari total GDP Swiss. Kebijakan-kebijakan ketat dari Swiss untuk masalah netralitas dan kerahasiaan data membuat Swiss menjadi salah satu negara favorit untuk aliran dana global. Bahkan kabarnya total sekitar 1/3 dana offshore dipegang oleh bank-bank Swiss. FYI, sebagai bentuk dari netralitas dan reputasi yang panjang sebagai pusat bank, maka ada Bank untuk Penyelesaian Internasional yang berbasis di Basel.

Meskipun target dari bank sentral Swiss adalah kestabilan harga dan pertumbuhan, namun pertumbuhan GDP sudah mengalami minus sebanyak empat kali dalam 20 tahun terakhir. Bahkan seringkali berada di bawah angka 2% per tahunnya. Di sisi lain Swiss cukup sukses dalam mengontrol inflasi selama 20 tahun terakhir. Kemudian jumlah hutang tetap stabil di angka 55% untuk beberapa tahun belakangan ini.

Secara umum, sektor jasa khususnya jasa keuangan menjadi komponen utama dalam ekonomi Swiss. Sektor ini juga menjadi faktor utama yang membuat pendapatan per kapita penduduk Swiss cukup tinggi. Swiss juga dikenal memiliki tingkat pengangguran yang rendah meskipun sektor manufakturnya terhitung menurun. Tapi perlu Anda ingat juga bahwa beberapa sektor industri seperti kimia, pharmasi dan mesin elktronik di Swiss masih cukup kompetitif secara global.

Jika Anda ingin mencoba trading franc Swiss maka ketahuilah bahwa permintaan global untuk jasa pelayanan keuangan Swiss sangat berpengaruh. Franc Swiss juga menjadi pilihan trading karena menjadi alternatif yang lebih stabil untuk beberapa mata uang. Khususnya ini berlaku saat dolar A.S., euro serta poundsterling sedang dilanda turbulensi dan ketidakpastian.

Nah untuk Anda yang berminat dengan mata uang franc Swiss untuk trading selanjutnya maka semoga informasi di atas bermanfaat ya. Selamat mencoba..

Yuk Kenalan Dengan Euro

Yuk Kenalan Dengan Euro – Ada banyak hal yang membuat trading forex terlihat dan terdengar menarik. Mulai dari potensi keuntungan besar, akses pasar 24 jam, ukuran pasar yang besar dan likuid. Tidak cukup sampai disitu, masih ada leverage yang membuat para trader forex bisa mendapatkan keuntungan besar meski hanya menggunakan modal kecil.

Faktanya dl luar hal-hal positif itu ada hal-hal yang sedikit negatif seperti pergerakan pasar yang tidak pasti, pasar yang kompetitif hingga resiko yang cukup besar juga harus Anda perhatikan. Dari sekian banyak hal negatif yang harus Anda perhatikan, meminimalkan resiko adalah sesuatu yang penting. Salah satu cara untuk meminimalkan resiko yang mungkin akan Anda peroleh adalah dengan membekali diri dengan berbagai pengetahuan tentang seluk beluk pasar dan trading forex. Anda juga harus mengenali atau setidaknya tahu tentang mata uang yang akan diperdagangkan.

Nah kali ini kita akan mengulas mengenai mata uang euro yang menjadi salah satu mata uang terfavorit di kalangan trader. Simak ulasannya berikut ini ya..

Pengenalan Terhadap Euro

Euro adalah mata uang terpenting kedua setelah dolar A.S. khususnya di pasar mata uang. Selain mendapat predikat sebagai mata uang kedua yang paling sering diperdagangkan, euro juga berpredikat sebagai mata uang cadangan untuk banyak negara.

Euro bisa dibilang sebagai mata uang yang unik. Secara resmi euro juga menjadi mata uang resmi bagi negara-negara yang berada di zona Eropa. Total 17 negara dari 27 negara yang menjadi anggota EU (Europa Union) menggunakan mata uang ini. Beberapa negara seperti Inggris, Swedia dan Denmark termasuk negara yang menggunakan mata uang independen. FYI, Swiss bukan negara yang masuk menjadi anggota EU lho..

Sebagai tambahan ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk bisa menjadi anggota EU. Salah satunya adalah batasan defisit dan inflasi setiap negara. Kemudian syarat lainnya adalah negara anggota harus patuh berada di bawah kebijakan moneter dari Bank Sentral Eropa.

Ekonomi Di Balik Euro

Mengingat euro adalah mata uang yang digunakan bersama-sama oleh banyak negara, maka sudah dipastikan mata uang ini berbeda dengan mata uang lain. Tidak ada ekonomi tunggal yang bisa mempengaruhi ataupun berada di balik euro. Secara keseluruhan kondisi ekonomi ke-17 negara anggota akan berpengaruh terhadap euro.

Perdagangan internasional merupakan hal yang cukup penting bagi zona Eropa. Ekspor juga memiliki persentase yang lebih besar dari GDP jika dibandingkan dengan Amerika Serikat ataupun Jepang. Sektor jasa dan manufaktur menjadi bagian ekonomi yang signifikan. Hanya sedikit anggota EU yang berperan sebagai penghasil komoditas (pengecualian untuk Norwegia). Harga komoditas impor bisa menjadi salah satu faktor signifikan dalam kesehatan ekonomi zona Eropa.

Jika Anda ingin menggunakan euro sebagai salah satu mata uang yang diperdagangkan maka penting bagi Anda untuk memantau data dari beberapa negara anggota. Perancis dan Jerman harus Anda perhatikan karena keduanya memiliki porsi sebesar 2/3 dari total GDP.

Penggerak Euro

Kunci utama penggerak euro adalah GDP, neraca perdagangan, rekening berjalan, inflasi, hasil industri dan juga kepercayaan konsumen dari zona Eropa. Sebagai trader euro, Anda juga harus ingat bahwa partner dagang terbesar negara-negara zona Eropa adalah negara Eropa lainnya (termasuk yang bukan anggota EU). Jadi kondisi ekonomi dan politik Inggris, Swiss dan Rusia bisa berdampak pada nilai euro.

Meskipun ada 17 negara di bawah kendali euro, tapi Anda harus tahu bahwa kondisi setiap negara di zona Eropa tidaklah sama. Jadi pastikan Anda memperhatikan hal ini. Kemudian selain fokus pada zona Eropa dan negara di luar EU, Anda juga harus memperhatikan nilai dolar A.S.. Hal ini penting karena euro adalah alternatif kedua bagi seluruh dunia setelah dolar A.S.. Jika dolar A.S. melemah maka euro akan semakin kuat.

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda semua..

Keunikan Euro yang Perlu Anda Tahu

Keunikan Euro yang Perlu Anda Tahu – Setelah sebelumnya kita mengulas mengenai euro mulai dari pengenalan mata uang, ekonomi yang ada dibaliknya hingga faktor-faktor yang menggerakkanya. Maka kini kita kembali ke pembahasan lain yaitu keunikan pada mata uang yang digunakan oleh sekitar 17 negara-negara di Eropa ini. Anda penasaran? Yuk kita simak ulasan singkatnya berikut ini..

Keunikan Euro

ECB (Bank Sentral Eropa) adalah pilar dan pondasi yang berada dibalik euro. Bank ini akan mengatur kebijakan moneter untuk negara-negara yang menjadi anggota zona Eropa. Bank sentral yang satu ini bisa dibilang unik lho. Ini karena mereka harus membuat kebijakan pusat yang bisa diaplikasikan pada semua negara yang menjadi anggota. Kebijakan-kebijakan ini harus bisa diaplikasikan dengan berbagai kondisi ekonomi yang dimiliki oleh setiap negara EU.

Dari sini saja sudah terlihat bahwa tidak hanya masalah praktek yang membuat proses ini rumit. Lebih dari itu ada faktor psikologis yang ikut mempersulit proses ini. jerman yang sejauh ini memiliki sejarah yang cukup sensitif dibandingkan dengan Italia. Kemudian masih ada juga gerakan-gerakan tarik-ulur secara konstan antar negara yang ingin inflasi konservatif dengan meminimalkan kebijakan. Ada juga yang lebih memilih pendekatan yang berorientasi pada pertumbuhan. Perbedan-perbedaan ini membuat semuanya semakin rumit.

Berikut ini adalah beberapa faktor unik dari euro yang perlu Anda ketahui sebagai seorang trader forex:

  1. Ekspansi dan Pembagian

Meski ancaman yang diciptakan zona eropa tidak memberikan spesifikasi tentang mekanisme bagi sebuah negara yang meninggalkan euro. Tapi krisis utang yang melanda berhasil meningkatkan kemungkinan ini. Sebagai contoh negara seperti Yunani memiliki opsi untuk keluar dari EU dan bisa memiliki mata uang sendiri. Sehingga mereka bisa mendepresiasi dan melepaskan beban hutang. Kemudian Jerman sebagai salah satu negara kuat di Eropa juga diperbolehkan untuk mengefektifkan subsidi bagi partner yang lebih lemah.

Rumor-rumor sudah sering melanda euro berulang kali dan selalu berhasil menggerakkan mata uang ini. Seperti ruomr negara-negara yang lebih lemah akan keluar atau dikeluarkan dari EU, cenderung berhasil memberikan dampak positif bagi euro. Kemudian rumor kekecewaan Jerman berhasil membuat euro jatuh cukup dalam.

Rumor-rumor mengenai ekspansi juga dapat merubah nilai mata uang. Meskipun ini secara umum terlihat memiliki dampak yang kecil tapi tetap perlu diperhatikan.

  1. Alternatif Akhir

Dari dulu hingga saat ini sudah sangat jelas bahwa ada beberapa orang atau kalangan yang terus berharap bahwa suatu saat nanti euro mampu menggantikan posisi dolar A.S. sebagai mata uang cadangan. Meskipun hingga kini posisi ini masih belum tersentuh namun tidak ada hal yang mustahil di dunia ini. Anda harus ingat bahwa zona Eropa memiliki kekuatan ekonomi yang bergitu besar. Meski begitu ketidakpastian krisis utang yang melanda Eropa juga membuat mata uang melemah.

Meskipun euro telah berhasil menghasilkan kekuatan karena krisis utang dunia di akhir dekade pertama dari abad ke-21. Namun krisis utang di Eropa juga ikut memunculkan pertanyaan tentang ketahanan mata uang dan anggota EU itu sendiri.

Pada akhirnya akan tetap sulit untuk bisa melihat euro kolaps, namun sebagai seorang trader Anda harus mengantisipasinya. Suatu saat ada kemungkinan bahwa negara-negara yang menjadi anggota EU akan keluar dari EU. Kondisi ini bisa memicu kestabilan euro. Namun sebaliknya jika euro mampu bertahan dan terus tumbuh maka bukan tidak mungkin jika euro akan menjadi alternatif yang lebih kuat lagi sebagai mata uang cadangan.

Semoga informasi mengenai keunikan euro ini bermanfaat untuk Anda semua.. Semoga trading forex Anda sukses..

Laporan-Laporan Yang Berpengaruh Terhadap Poundsterling Inggris

Untuk bisa melakukan trading forex dengan baik, ada banyak hal yang harus dilakukan. Mulai mengenal seluk beluk pasar forex dan trading forex, mempelajari platform trading, memilih broker yang tepat hingga mengasah strategi dan teknik yang akan digunakan dalam trading forex. Dari sekian banyak faktor yang disebutkan tadi, mengenali setiap mata uang khususnya mata uang utama adalah sebuah keharusan.

Hal ini penting dilakukan agar Anda bisa melihat peluang dan mengambil keuntungan dari pemilihan mata uang yang benar. Saat mempelajari tentang mata uang, Anda juga harus tahu mengenai laporan-laporan yang akan mempengaruhi nilai sebuah mata uang. Nah kali ini kita akan mengulas mengenai beberapa laporan yang bisa berpengaruh terhadap mata uang resmi Inggris yaitu poundsterling.

  1. Harga dan Inflasi

Salah satu faktor utama yang berperan dalam nilai mata uang Inggris adalah harga dan inflasi. Inflasi biasanya akan membuat bank sentral mengambil tindakan seperti menyesuaikan tingkat suku bunga untuk bisa mengontrol dampak yang tidak diinginkan. Untuk bisa memantau tingka inflasi di Inggris, trader bisa mengikuti laporan CPI (Consumer Price Index). Laporan ini akan mengkalkulasikan perubahan harga barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen pada suatu periode. Selain CPI, trader juga bisa memantau laporan PPI (Producer’s Price Index) karena tingkat inflasi bisa mempengaruhi harga bahan baku. Jadi Anda harus fokus pada dua laporan ini (CPI dan PPI).

  1. Kebijakan Keuangan

Laporan ketiga yang harus Anda perhatikan adalah kebijakan keuangan yang dikeluarkan oleh Bank Sentral Inggris. Laporan ini bisa menjadi faktor yang sangat penting untuk trader forex yang ingin melakukan trading menggunakan poundsterling. Salah satu kebijakan utama dari Bank Sentral Inggris adalah untuk mempromosikan kestabilan keuangan yang didefinisikan dengan inflasi rendah serta mata uang yang kuat.

Untuk tetap bisa memantau kebijakan keuangan maka trader harus mengikuti perubahan yang dilakukan oleh bank sentral termasuk dalam hal perubahan suku bunga.

  1. Sentimen dan Kepercayaan

Survey yang bisa memunculkan sentiment pasar merupakan alat penting lain untuk Anda para trader fundamental. Laporan Kepercayaan dan Sentimen untuk Inggris sangatlah penting karena trader perlu tahu apakah mayoritas orang merasa optimis atau pesimis terhadap kondisi ekonomi Inggris. Perubahan dan juga ukuran perubahan itu sendiri akan menjadi kunci yang bisa Anda manfaatkan untuk mendeteksi pergantian tren.

  1. Pertumbuhan Ekonomi

Secara keseluruhan tingkat aktifitas ekonomi di Inggris adalah faktor kunci lain yang dapat derdampak pada nilai mata uang. Mayoritas indikator yang digunakan untuk mengukur kondisi ekonomi suatu negara termasuk Inggris adalah GDP (Groos Domestic Product). Pada dasarnya ada 3 laporan GDP berbeda yang harus Anda pedulikan yaitu Laporan GDP Preliminary, GDP Revisi dan GDP Final. Selain laporan GDP, trader forex sebaiknya juga memperhatikan laporan Manufacuring PMI, Services PMI, dan Penjualan Ritel.

  1. Neraca Pembayaran

Untuk laporan yang satu ini Anda sebaiknya lebih fokus pada neraca perdagangan dan rekening berjalan. Neraca Pembayaran untuk sebuah negara adalah kalkulasi dari interaksi negara tersebut dengan negara-negara lain di dunia. Biasanya neraca ini dibuat atas 3 akun tapi rekening berjalan adalah yang paling penting untuk trader forex.

Pada rekening berjalan, Anda bisa melihat seberapa banyak ekspor dan impor negara itu dan bagaimana alur pendapatan dan pembayaran. Akan lebih baik jika rekening berjalan sebuah negara mengalami surplus daripada defisit. FYI, Neraca Perdagangan dirilis setiap bulan dan rekening berjalan dirilis 3 bulan sekali.

Ada banyak sekali indikator ekonomi yang memiliki dampak untuk poundsterling. Untuk bisa mengetahui kegunaan masing-masing indikator tersebut sangatlah penting. Kemudian selanjutnya Anda juga harus menginterpretasikannya dengan benar dan juga mengkombinasikan setiap indikator untuk bisa membantu trading forex Anda.

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda semua..

Forex dan Valas adalah suatu Perdagangan yang Beresiko Tinggi, yang mungkin tidak cocok untuk sebagian Trader yang Belum Berpengalaman