Apa Itu Pola Triangle Dalam Trading Forex?

Apa Itu Pola Triangle Dalam Trading Forex? Pola triangle dalam trading forex diartikan sebagai pola trading tipe horizontal. Triangle berada pada posisi paling lebar kemudian terbentuklah titik-titik yang berbentuk segitiga karena posisi pasar sideways dan range trading menyempit. Pola triangle dalam trading forex lebih merujuk pada analisis teknikal. Para trader teknikal pasti sangat mengenal pola yang satu ini.

Pada dasarnya, pola triangle dalam trading forex terbagi menjadi 3 macam yaitu: symmetrical triangle, ascending triangle dan desecending triangle. Nah kali ini kita akan mengulas secara singkat tentang ketiga pola triangle ini. Simak ulasannya berikut ini ya..

  1. Pola Triangle Dalam Trading Forex – Symmetrical Triangle (Segitiga Simetris)

Pola Symmetrical Triangle atau segitiga simetris terbentuk ketika terdapat kemiringan harga tinggi dan harga rendah yang mengerucut menuju satu titik. Kondisi ini terjadi karena ketidakjelasan harga apakah akan naik atau turun sehingga terjadinya konsolidasi harga di pasar.

Pembeli dan penjual yang memberikan keadaan pasar seperti ini, menjadikan harga tertinggi menuju ke arah harga terendah dan harga terendah menuju ke arah harga tertinggi. Keadaan seperti ini sangat membingungkan bagi investor untuk memtuskan akan membuka posisi apa, membuka atau menutup posisi karena ada kemungkinan terjadi breakout. Karena itu lebih baik bagi investor untuk menunggu arah breakout akan menuju ke arah mana lalu baru memutuskan langkah selanjutnya.

  1. Pola Triangle Dalam Trading Forex – Ascending Triangle

Pola Ascending Triangle bisa dianggap sebagai pola yang berkelanjutan dari trend lama / trend yang sudah berlangsung. Ascending Triangle ini membentuk seperti segitiga dengan sisi garis mendatar di atasnya yang menggambarkan grafik uptrend dan terjadinya bullish harga. Terkadang pola ini juga terbentuk pada ujung downtrend dan memberikan pertanda terjadinya pembalikan harga.

Pola ini menggambarkan bahwa uptrend sedang terjadi dengan garis trend bawah meniti terjadinya peningkatan pada level support dan sulit untuk menembus level resistance. Sehingga pergerakan harga mencoba untuk menembus pada level resistance. Ketika harga sudah menyentuh level resistance maka terjadilah uptrend.

  1. Pola Triangle Dalam Trading Forex – Descending Triangle

Pola descending triangle menempatkan posisi harga tertinggi pada suatu posisi menurun menuju pada posisi terendah. Descending Triangle juga merupakan kebalikan dari ascending triangle yaitu pola segitiga yang menggambarkan pergerakan harga yang sulit menembus level support berkali-kali sehingga terjadinya downtrend harga. Pola ini sering digunakan sebagai indikator sinyal bearish (downtrend) dalam trading forex.

Ketiga pola diatas yaitu symmetrical triangle, ascending triangle dan desecending triangle biasanya memberikan gambaran fake signals. Karena penggambarannya terkadang membuat breakout harga. Penting bagi anda untuk melihat lebih jauh jika menggunakan pola-pola ini. Seperti anda harus menunggu breakout harga menuju kemana, apakah bullish ataukah bearish kemudian anda bisa memutuskan langkah apa yang akan anda lakukan.

Selain itu anda juga harus memantau volume trading entah itu pada pola symmetrical triangle, ascending triangle maupun descending triangle. Pemantauan volume trading ini dilakukan saat breakout untuk melihat apa yang terjadi dengan pasar lalu anda dapat memutuskan langkah selanjutnya.

Ada cara lain dalam membaca posisi pola ascending triangle dan descending triangle, yaitu dengan melihat candle chart. Anda harus menunggu satu candle chart tertutup penuh diatas pola ketika pola itu ascending triangle, dan candle chart tertutup penuh dibawah pola ketika pola itu descending triangle.

Speak Your Mind

*

*

Forex dan Valas adalah suatu Perdagangan yang Beresiko Tinggi, yang mungkin tidak cocok untuk sebagian Trader yang Belum Berpengalaman